
Kepada media ini di Tual, Kamis (8/12/2022), Rudi menjelaskan, Garopa bertujuan meningkatkan pajak daerah dengan cara menggerakkan seluruh sumber daya yang ada.
“Gerakan optimalisasi pajak daerah merupakan satu gagasan atau ide dari kami sebagai reformer, yang bertujuan untuk meningkatkan atau mengoptimalkan penerimaan pajak daerah terutama pajak PBB dan pajak restoran, yang selama ini masih kurang,” terangnya.
Garopa diterapkan dengan cara menggerakkan seluruh potensi sumber daya yang ada atau stakeholder, agar memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pajak untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kenapa sampai kegiatan ini kita harus launching dan kita adakan? Karena dari delapan jenis pajak yang kita kelola di Bapenda, terpat dua jenis pajak yang selama ini kami rasa masih kurang pengirimannya, padahal potensinya sangat banyak. Bayangkan dari sekitar 13.000 lebih SPPT atau wajib pajak PBB, kita baru sekitar 1000an,” tandas Rudi.
Dirinya berharap, dengan program Garopa dapat meningkatkan kesadaran warga tentang pajak dan tentunya akan berpengaruh pada pendapatan daerah.
“Uang yang kita bayarkan itu, nanti sebentar masuk daerah, dan keluar lagi dalam bentuk program dan pembangunan untuk kepentingan kita semua, ada infrastruktur dan lain-lain. Jadi pajak itu bukan untuk pemerintah daerah, tapi pajak itu dari kita, oleh kita dan untuk kita,” pungkas Rudi.


