
Hal tersebut disampaikan ibu korban, Weli Angwarmase/Kabalmay di Tual, Selasa (3/1/2023).
Sambil menangis, ibu korban meminta keadilan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menetapkan tersangka kasus penembakan terhadap puteranya.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Suhartini Kabalmay istri korban dan anak-anaknya.
Ibu korban mengungkapkan, dirinya sangat sedih melihat perjuangan anaknya yang ingin tetap hidup guna menafkahi anak dan istrinya.
Hal inilah yang membuat dirinya tak menahan air mata melihat perjuangan sang anaknya tersebut.
”Hati ibu mana yang tidak tersentuh hati melihat kondisi anaknya dalam kondisi sakit seperti ini. Saya minta Kapolri segera tetap tersangka,” tuturnya.
Dirinya menjelaskan bahwa, kondisi korban Ongen Kabalmay saat ini mengalami cacat seumur hidup atas tindakan Oknum ASN di Lingkup BNN Tual yang dinilai kebal hukum itu.
”Anak saya telah menjadi cacat seumur hidupnya atas perbuatan oknum PNS BNNK Tual tersebut, karena korban selalu menjerit rasa sakit pada perutnya, setelah ditembak hingga saat ini Korban selalu merasa tidak enak didalam perutnya, ” jelasnyanya.
Sementara itu istri korban mengungkapkan, saat ini kondisi suaminya belum sembuh dan belum bisa mencari nafkah untuk menghidupkan anak-anaknya.
”Tiap hari beta lihat dia (korban) hanya sholat didalam kamar walaupun dengan kondisi melaksanakan sholat yang seng (tidak) sempurna, duduk berdiri dia lakukan pelan-pelan, berjalan juga pelan-pelan, kalau katong orang normal buat barang semua bisa cepat, dia seng, apalae katong pu anak semua masih kecil-kecil, dong lihat dong pu bapak dong juga sayang,” beber istri korban dengan air mata.

