Bula, MalukuPost.com – Komandan Pos Polairud Bula, Ridwan Mahu menyatakan, pihaknya memperluas pencaharian korban tenggelam 15 sampai 20 mil laut, selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan pos pol Airud fak-fak Papua barat untuk dilakukan pencaharian.
“Pencaharian korban tenggelam, La Ali Silombons diperluas 15 hingga 20 mil laut. Selain itu, kami berkoordinasi dengan pos pol Airud fak-fak Papua barat untuk dilakukan pencaharian di sekitar perairan Papua,” ujarnya di Bula, Sabtu (18/03/2023).
Menurut Ridwan, sudah hari keempat korban tenggelam sehingga diprediksi bisa mengapung sehingga pencaharian dilakukan pesisir Bula barat,
“kemungkinan korban bisa mengembang dan pasti terapung,” ungkapnya.
Ridwan katakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pos pol Airud kabupaten Fakfak untuk dilakukan pencaharian di sekitaran perairan Papua.
“Kami suda berkoordinasi dengan pos pol Airud Fak fak untuk di lakukan pencaharian di perairan Papua” tuturnya
Dijelaskan Ridwan, selain menyisir pesisir Bula barat, pencaharian juga dilakukan hingga perbatasan laut seram bagian timur dan Papua.
“Hari ini kami menyisir di pesisir Bula barat, dan memperluas 15 hingga 20 mil laut atau perbatasan laut seram dan Papua,” pungkasnya.
Sekedar dketahui, Hingga hari keempat pencaharian krban belum juga ditemukan, la Ali Silombona merupakan nelayan desa sesar kecamatan bula, kabupaten seram bagian timur itu. hilang saat melaut pada Jumat lalu, dimana perahu dan alat pancingnya telah ditemukan, namun korban dan perahunya tidak dapat ditemukan hingga saat ini.


