Tual, MalukuPost.com – Sebanyak 50 peserta yang ikut pada Pelatihan dan Uji Kompetensi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) oleh Pemerintah Kota Tual dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Tual, Jumat (1/9/2023) tersebut, dan dibuka oleh Asisten II Setda Kota Tual, Dullah Atnangar mewakili Sekda setempat,
Sekda menjelaskan, kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkot Tual untuk terus meningkatkan kualitas dan keterampilan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Tual.
Olehnya itu, pelaksanaan Jasa Konstruksi, harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yaitu Undang-Undang No 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi yang Mana yang mengamanatkan Kabupaten/Kota memiliki kewenangan melakukan penyelenggaraan pelatihan tenaga terampil konstruksi.
Dan dalam aturan tersebut sudah dijelaskan pada pasal 70 ayat 1 berbunyi Setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.
”Sertifikasi kompetensi kerja adalah langkah penting dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang,“ katanya.
Dalam dunia yang penuh persaingan seperti sekarang, memiliki sertifikasi yang diakui secara nasional maupun internasional menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan kita dalam dunia kerja.
Sertifikasi ini bukan hanya sekadar lembaran kertas, melainkan cerminan dari kemampuan, dedikasi, dan komitmen kita terhadap profesionallisme.
”Kegiatan pelatihan yang kita hadiri hari ini merupakan wujud nyata dari upaya bersama antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan para peserta untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang masing-masing,“ jelasnya.
Sekda mengajak semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini, mulai dari panitia pelaksana, instruktur, hingga peserta yang telah dengan antusias mengikuti proses uji sampai dengan selesai.
Semua ini tidak terwujud tanpa adanya kerja keras dan sinergi yang kuat antara kita semua.
“Saya berharap, apa yang kita pelajari dan diskusikan dalam kegiatan ini dapat segera diaplikasikan dalam praktik sehari-hari,” pungkasnya.


