
Pj Walikota menjelaskan, untuk mewujudkan Kota Tual yang religi, dibutuhkan semangat keberamaan, kesigapan, kerukunan, toleransi dan rasa saling percaya.
”Peristiwa Isra Miraj mengandung hikmah yang selalau relefan dalam kehidupan kita dewasa ini, baik sebagai aparatur negara, sebagai ummat, maupun sebagai warga bangsa yang mendambakan kemajuan, yang mendambakan ketentraman, perdamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan,“ ungkap Renuat.
Agama yang kita pahami dan hayati, lanjut Renuat, akan memberikan nilai-nilai hakiki kehidupan yang lebih terhormat dan lebih beradab.
Renuat berharap, lewat momentum peringatan Isra Mi’raj 27 Rajab 1445 Hijriah ini, semua pihak teristimewa seluruh pejabat dan ASN lingkup Pemkot Tual untuk lebih meningkatkan ibadah terutama sholat lima waktu untuk memperbaiki kwalitas diri, mewujudkan sikap tawadhu, disiplin, ikhlas, jujur dan lebih meningkatkan ukhuwah lslamiyah.
”Mari kita singkirkan sifat yang sling menyalahkan, saling mencela, saling mengejek, merasa diri yang paling baik serta sifat malas dan suka menunda-nunda pekerjaan. Sebaliknya mari kita bangun kebersamaan, kesigapan, kerukunan, toleransi dan rasa saling percaya guna kita wujudkan Kota Tual yang religi,“ tandas Renuat.


