Ambon, Maluku Post.com, – Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dan Ambon Manise Organization (AMO) bekerja sama mempertahankan dan mengembangkan Ambon sebagai Kota Musik, dengan memberikan ruang untuk komunitas musik untuk berkembang dan mengungkapkan kreativitas mereka.
“Salah satu upaya yang terus dilakukan melalui program harmoni Sudut Kota yang dilaksanakan setiap bulan, dengan menghadirkan pelaku UMKM tetapi di situ ada musik. Itulah ekonomi kreatif atau kota kreatif berbasis musik,” katanya, Jum’at, 8 Maret 2024.
Dengan adanya kerjasama ini, kata Bodewin, Pemkot Ambon tetap mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif secara menyeluruh di Ambon atau di mana pun, juga mengembangkan sub-sektor seperti kuliner, fashion dan sektor kreatif lainnya. Tidak hanya mendiversifikasi potensi ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas budaya daerah serta menciptakan lebih banyak peluang kerja dan investasi lokal.
“Jadi bukan hanya tentang musik, tetapi sub sektor ekonomi kreatif yang lainnya yang menunjang itu juga harus dibangun dan dikembangkan, misalnya, kuliner, fashion dan lain sebagainya,” katanya lagi.
Ditempat yang sama, Direktur Ambon Musik Office, Ronni Loppies menyoroti potensi besar komunitas musik di Ambon dalam mendukung ekonomi kreatif. Meskipun pergerakannya luar biasa dan berpotensi memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, tantangan utamanya adalah kesulitan untuk mengukur secara tepat keuntungan finansial yang diperoleh dari industri kreatif tersebut. Hal ini bisa menjadi peluang untuk mengembangkan sistem pengukuran dan evaluasi yang lebih baik untuk memahami dampak ekonomi langsung dari aktivitas musik dan industri kreatif lainnya di Ambon.
“Komunitas musik di Ambon saat ini pergerakannya luar biasa, dengan tujuan peningkatan ekonomi kreatif dari sisi musik, walau disadari kita belum bisa menghitung berapa besar keuntungan ril yang diperoleh dari industri kreatif itu, ” ujarnya.
Loppies juga mengakui, menghubungkan para musisi dan komunitas musik dengan pemerintah, akademisi, industri, masyarakat dan media adalah strategi yang cerdas untuk menciptakan produk-produk ekonomi kreatif unggulan. Kolaborasi ini tidak hanya memfasilitasi pertukaran ide dan pengetahuan, tetapi juga memungkinkan pengembangan inovasi yang lebih baik dan pemasaran produk yang lebih efektif.
“Yang utama adalah menjalin hubungan kolaborasi dengan pentahelix agar para musisi dan komunitas di kota Ambon dapat menghasilkan produk ekonomi kreatif unggulan, ” ujarnya.


