Pemkab SBT Anggarkan Rp 55 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan di 2024

Bula, MalukuPost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 55 miliar lebih untuk pembangunan infrastruktur jalan di berbagai kecamatan pada tahun 2024.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) SBT, Novi Rumata, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan akan dilakukan di Pulau Gorom, Negeri Amarsekaru Kecamatan Pulau Gorom, Negeri Banggoi Pancoran, Desa Jembatan Basah, Desa Waisamet Kecamatan Bula Barat, kawasan Pantai Gumumae di Kecamatan Bula, serta beberapa wilayah lainnya.

“Untuk 2024, ada pekerjaan jalan di Gorom, Amarsekaru, Banggoi Pancoran, Jembatan Basah, Waisamet, Pantai Gumumae, dan beberapa wilayah lainnya,” ungkap Novi Rumata kepada beritabeta.com di Bula, Rabu (22/5/2024).

Rincian anggaran untuk pembangunan jalan ini adalah sekitar Rp 34 miliar untuk Pulau Gorom, Rp 8 miliar untuk Amarsekaru, Rp 9 miliar untuk Banggoi Pancoran, Rp 2 miliar untuk Waisamet, Rp 1,7 miliar untuk Jembatan Basah, dan sekitar Rp 700 juta lebih untuk Pantai Gumumae.

“Anggaran untuk Gorom sekitar Rp 34 miliar, Amarsekaru sekitar Rp 8 miliar, Banggoi Pancoran sekitar Rp 9 miliar, Waisamet sekitar Rp 2 miliar, Jembatan Basah sekitar Rp 1,7 miliar, dan Pantai Gumumae sekitar Rp 700 juta lebih,” rincinya.

Rumata menjelaskan bahwa anggaran untuk proyek di Amarsekaru bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang jalan, sementara anggaran untuk Banggoi Pancoran dan Waisamet berasal dari DAK transportasi pedesaan. Proyek lainnya didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) setempat.

“Anggaran untuk Amarsekaru berasal dari DAK Bidang Jalan, Banggoi Pancoran dan Waisamet dari DAK Transportasi Perdesaan, dan yang lainnya dari APBD,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa pekerjaan jalan di Pulau Gorom, Amarsekaru, Banggoi Pancoran, dan Jembatan Basah akan dimulai pada bulan Juni 2024. Proses tender hampir selesai dan tinggal menunggu penandatanganan kontrak.

“Pekerjaan di Gorom, Amarsekaru, Banggoi Pancoran, dan Jembatan Basah mungkin dimulai maksimal 14 hari lagi, karena tender hampir rampung dan tinggal menunggu penandatanganan kontrak. Sementara Waisamet masih dalam proses tender, dan proyek lainnya masih dalam tahap perencanaan,” pungkasnya.

Pos terkait