Ambon, MalukuPost.com — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo, S.H., M.H, melakukan kunjungan koordinasi ke Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M di Makodam XV/Pattimura, Rabu (9/7/2025).
Kunjungan ini dalam rangka persiapan Apel Gelar Pasukan TNI untuk mendukung pengamanan di lingkungan Kejati Maluku dan Kejaksaan Negeri se-Maluku.
Kajati Maluku didampingi Asisten Pidana Militer Kolonel Chk. Satar M. Hutabarat, S.H., M.H dan Kabag Tata Usaha Ariyanto Novindra, S.H., M.H. Sementara Pangdam XV/Pattimura turut didampingi Asops Kodam Kolonel Inf. Nuryanto, Kepala Hukum Kodam Letkol Chk (K) Yuliana Rosario Yoku, S.H., serta Kalak Dukkum Kumdak XV/Pattimura Mayor Chk. Tri Yulianto, S.H., M.H.
“Rencana gelar pasukan TNI untuk pengamanan Kejati dan Kejari di wilayah Maluku akan segera dilaksanakan. Kami koordinasikan kesiapan waktu dan tempat pelaksanaannya,” ujar Kajati Maluku.
Dijelaskan Kajati Maluku, koordinasi itu dilakukan untuk menindaklanjuti Nota Kesepahaman Jaksa Agung RI dan Panglima TNI Nomor 4 Tahun 2023, serta perjanjian kerja sama antara Kajati Maluku dan Pangdam XV/Pattimura yang diteken 17 Maret 2025.
“Kesepakatan itu mencakup pemanfaatan sumber daya, penempatan personel TNI, dan peningkatan profesionalisme penegakan hukum,” ungkapnya.
Menanggapi rencana tersebut, Pangdam XV/Pattimura menegaskan kesiapannya mendukung penuh pengamanan di wilayah hukum Kejati Maluku.
“Kodam XV/Pattimura siap mendukung dan sudah saya perintahkan Asops untuk berkoordinasi dengan Aspidmil Kejati Maluku,” kata Pangdam.
Rencananya, sebanyak 130 personel TNI akan dikerahkan. Sebanyak satu peleton atau 30 personel akan ditugaskan di Kantor Kejati Maluku, sedangkan 100 personel lainnya akan disebar di 10 Kejaksaan Negeri se-Maluku, masing-masing mendapat satu regu atau 10 personel TNI.
Langkah itu dilakukan juga merespons Surat Telegram Panglima TNI dan KASAD mengenai kesiapan personel dan perlengkapan untuk mendukung pengamanan kantor Kejati dan Kejari di wilayah Kodam XV/Pattimura.
Dengan pengamanan tersebut, diharapkan stabilitas dan kelancaran tugas penegakan hukum di wilayah Maluku dapat semakin terjamin.


