Bodewin : Ekonomi Ambon Tumbuh 5,25 Persen Pada Triwulan I 2025, Lampaui Nasional dan Maluku

Oplus_131072

Ambon, Malukupost.com – Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyatakan pertumbuhan ekonomi Kota Ambon pada triwulan pertama 2025 mencapai 5,25 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Maluku, dengan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM menjadi penopang utama.

“pertumbuhan ekonomi kota ambon tahun 2024 mencapai 5,9 persen, sementara pada triwulan pertama 2025 berada di angka 5,25 persen. ini lebih tinggi dari rata-rata nasional dan provinsi maluku,” kata Bodewin saat membuka DPRD Expo 2025 di halaman Kantor DPRD Kota Ambon, Senin, 18 Agustus 2025.

Menurut Bodewin, UMKM berperan signifikan dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, ia menilai DPRD Expo 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM di Kota Ambon.

Untuk menjaga tren pertumbuhan ekonomi tersebut, Bodewin menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Ambon, DPRD, aparat keamanan, perbankan, dan seluruh elemen masyarakat.

“kerja hari ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi. expo ini menjadi bukti sinergi antara dprd dan pemerintah demi ambon yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

DPRD Expo 2025 mengusung tema bergerak bersama untuk ambon maju dan digelar pada 18–19 Agustus 2025. Kegiatan ini diisi pameran UMKM yang melibatkan 44 pelaku usaha tanpa dipungut biaya, pameran hasil kerja DPRD periode 2024–2029, kegiatan parlemen muda, serta gerakan pangan murah oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Selain itu, expo juga diramaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan, pembagian 100 paket sembako bagi anak yatim dan ibu janda, lomba panjat pinang, serta pembagian berbagai hadiah dari sponsor kepada masyarakat.

Ketua DPRD Kota Ambon Moritz Tamaela mengatakan DPRD Expo 2025 merupakan bentuk pertanggungjawaban publik atas kinerja lembaga legislatif. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan.

“expo ini memberi ruang kepada masyarakat untuk mengetahui hasil kerja dprd, baik di bidang legislasi, pengawasan, maupun dokumentasi. harapan kami, kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun,” kata Moritz.

Sekretaris DPRD Kota Ambon Apries Gaspers menjelaskan pembiayaan DPRD Expo 2025 tidak bersumber dari APBD Kota Ambon. Anggaran kegiatan berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dari 15 sponsor, di antaranya Bank Maluku–Maluku Utara, Pegadaian, Bank Tabungan Negara, Bank Modern Express, Telkom, dan Indomaret.

DPRD Expo 2025 digelar untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut HUT Kota Ambon ke-450. Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta, anggota DPRD Kota Ambon, Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, unsur forkopimda, pimpinan OPD, perbankan, serta masyarakat.

Pos terkait