Pelantikan 59 Pejabat DKI Jakarta Disorot, Muncul Dugaan Kecurangan

Jakarta, MalukuPost.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 59 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota, Rabu (7/5/2025).

Pelantikan ini mengacu pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), serta keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 385 Tahun 2025 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian dalam jabatan pimpinan tinggi pratama. Tujuannya, memperkuat pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Namun, di balik pelantikan ini, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, berinisial SW, mengungkap adanya dugaan permainan dalam proses seleksi. Kepada wartawan, Senin (11/8/2025), SW menuding salah satu pimpinan DPRD DKI Jakarta berinisial IM dan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI berinisial MM telah berkolaborasi meloloskan sekitar 20 pejabat eselon II.

SW mengklaim informasi ini diperolehnya dari sejumlah anggota DPRD DKI. Menurutnya, dugaan kolaborasi tersebut disebut-sebut bertujuan menempatkan pejabat tertentu untuk mengatur proyek-proyek strategis.

SW juga mengingatkan Gubernur DKI Jakarta agar lebih waspada dalam pelantikan pejabat eselon III dan IV berikutnya. “Pak Gubernur harus hati-hati agar tidak kecolongan lagi,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Maluku.news belum memperoleh tanggapan resmi dari pihak-pihak yang disebut, termasuk IM, Sekda DKI Marullah Matali, maupun pimpinan lembaga terkait.

Pos terkait