Panen Raya Cabai MYCH, Gubernur Apresiasi Semangat Kemandirian Pangan Anak Muda Maluku

Ambon, MalukuPost.com – Semangat kemandirian pangan kembali digaungkan dari lahan pertanian seluas 7.000 meter persegi di Telaga Kodok, Ambon.

Kamis (16/10/2025), Maluku Youth Creative Hub (MYCH) menginisiasi Panen Raya Cabai dengan hasil taksasi mencapai 40 kilogram dari 12.000 tanaman cabai yang ditanam dengan sistem pertanian terpadu oleh anak-anak muda Maluku.

Kegiatan panen ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Provinsi Maluku sekaligus Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia, Maya Baby Lewerissa, serta Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Provinsi Maluku, Ilham Tauda, yang hadir mewakili Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Kepala BIN Maluku Marsekal Pertama R. Harys Soeryo Mahendro.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Kadis Pertanian, Ilham Tauda, disampaikan apresiasi yang tinggi kepada MYCH dan seluruh tim atas kontribusi nyata mereka dalam membangun ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian berbasis sumber daya lokal.

“Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang terus meningkat. Karena itu, peningkatan produksi pangan harus menjadi perhatian bersama. Saya sangat mengapresiasi MYCH yang telah menunjukkan bagaimana generasi muda bisa menjadi motor penggerak kemandirian pangan,” ujar Gubernur.

Menurutnya, panen raya cabai ini menjadi bukti nyata sinergitas antara pemerintah daerah, komunitas, dan generasi muda kreatif dalam mengembangkan potensi pertanian di Maluku. Tema kegiatan, “Kemandirian Pangan Lawan Inflasi”, diharapkan menjadi inspirasi kolektif untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Hanya dengan kemandirian pangan, ketergantungan kita pada pasokan dari luar daerah dapat dikurangi. Ini cara efektif untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi,” tegas Tauda.

Ia menambahkan, cabai bukan sekadar komoditas ekonomi, tetapi simbol perjuangan petani lokal dalam menggerakkan ekonomi rakyat. Karena itu, kualitas bibit, sistem pemupukan, dan dukungan teknologi pertanian menjadi hal penting untuk terus dikembangkan.

Lebih dari sekadar menanam cabai, MYCH juga dinilai telah menanamkan semangat kemandirian dan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda Maluku.

“Panen ini membuka mata dunia bahwa potensi pertanian Maluku sangat besar dan menunggu untuk digarap oleh anak-anak muda kita sendiri. Bertani bukan pekerjaan kecil, tetapi pekerjaan mulia dan menjanjikan,” ujarnya.

Panen Raya Cabai MYCH pun menjadi momentum istimewa, bukan hanya sebagai panen hasil bumi, tetapi juga panen semangat, kreativitas, dan harapan baru menuju Maluku yang mandiri pangan, berdaya saing, dan dikenal dunia.

Pos terkait