Maluku Gencarkan Perang Melawan Stunting, Kader Posyandu Tual Ikut Jambore

Ambon, MalukuPost.com – Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menggelar Jambore Kader Posyandu 2025 untuk memperkuat peran kader sebagai garda terdepan dalam menekan angka stunting.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Amaris Ambon, 15–17 Oktober 2025, ini diikuti oleh puluhan kader dari berbagai daerah, termasuk satu perwakilan dari Kota Tual.

Jambore ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam menerapkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan menjadikan mereka agen perubahan di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Yan Aslian Noor, secara resmi membuka acara tersebut. Ia menegaskan bahwa peran kader Posyandu sangat krusial, tidak hanya dalam pelayanan dasar, tetapi juga sebagai deteksi dini masalah kesehatan serius di masyarakat.

Kader harus mampu melakukan deteksi dini stunting, berperan sebagai penggerak dan motivator, serta membantu pelaksanaan pengobatan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, TBC, hingga gangguan jiwa,” ujar dr. Yan Aslian Noor.

Ia menambahkan, kader adalah ujung tombak layanan kesehatan berbasis masyarakat yang harus dioptimalkan perannya.

Dari Kota Tual, Sumiati Tamher dari Posyandu 2 Dusun Fair, wilayah kerja UPTD Puskesmas Tual, terpilih sebagai satu-satunya perwakilan. Ia bersama puluhan kader lainnya mendapatkan pembekalan intensif selama tiga hari.

Materi yang diberikan tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung. Para kader dilatih untuk mahir dalam teknik penimbangan dan pengukuran yang akurat, pelayanan dasar, konseling, hingga penyuluhan gizi.

Harapan besar disematkan pada para kader pasca-jambore. Mereka diharapkan dapat kembali ke daerah masing-masing dengan kemampuan baru untuk menjadi penggerak dan penyuluh kesehatan yang andal.

Tujuan akhir dari semua upaya ini adalah mewujudkan masyarakat Maluku yang lebih sehat dan terbebas dari stunting.

Pos terkait