Dobo, MalukuPost.com – Taman Baca Masyarakat (TBM) Sita Kaka Walike dan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Mutiara Aru resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, pada Senin (21/11/2025). Peluncuran ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi serta ketahanan keluarga di Bumi Jargaria.
Bupati Kaidel menyampaikan apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, yang turut hadir dalam acara ini dan mendukung pembangunan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. “Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat literasi dan membangun keluarga yang lebih baik,” tambahnya.
Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat informasi dan pembelajaran bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bupati Kaidel menekankan pentingnya pendidikan dan literasi di era digital saat ini. “Di zaman yang serba canggih ini, penting bagi kita untuk memiliki fasilitas yang memungkinkan masyarakat mengakses pengetahuan dan informasi secara luas. TBM dan PUSPAGA akan menjadi jembatan untuk itu,” ujarnya.
Fasilitas untuk Semua Lapisan Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Maya Baby Lewerissa mengungkapkan rasa bangganya atas kerja sama yang terjalin antara Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru. “Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam hal pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kecakapan literasi masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Maya.
Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Mutiara Aru juga menjadi wadah untuk memberikan konseling dan dukungan terhadap keluarga, agar dapat mengelola permasalahan sosial dan ekonomi secara lebih baik. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Dukungan Terhadap Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat
PUSPAGA dan TBM ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para pegiat literasi yang hadir pada acara tersebut. Selain itu, acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala OPD terkait, serta sejumlah siswa dan mahasiswa yang menjadi bagian dari penerima manfaat fasilitas ini.
Pendidikan dan literasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga seluruh elemen masyarakat. Bupati Kaidel menegaskan bahwa kemajuan daerah akan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. “Pembangunan yang kita inginkan harus dimulai dari keluarga dan masyarakat. Dengan meningkatkan kualitas literasi dan memperkuat ketahanan keluarga, kita berharap akan tercipta masyarakat yang lebih cerdas dan sejahtera,” tambah Kaidel.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Bupati Kaidel juga berharap agar ke depan, fasilitas seperti TBM dan PUSPAGA dapat diperluas dan dijadikan lebih terjangkau untuk seluruh masyarakat Kepulauan Aru. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, sehingga program tersebut dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.
“Kita ingin masyarakat Kepulauan Aru menjadi masyarakat yang lebih paham akan pentingnya pengetahuan, literasi, dan pendidikan. TBM Sita Kaka Walike dan PUSPAGA Mutiara Aru adalah bukti nyata dari upaya bersama kita untuk memperbaiki masa depan anak-anak dan keluarga di Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.
Peluncuran dua fasilitas ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat dan keluarga di Kabupaten Kepulauan Aru. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat seiring dengan peningkatan akses terhadap pendidikan dan informasi.


