Ambon, Maluku Post – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat pelaksanaan program imunisasi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran penyakit menular.
Hal itu disampaikan Bodewin saat menutup Participatory Workshop Studi Undervac-ID Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Hotel Santika Ambon, Jumat (24/4/2026).
Menurut Bodewin, imunisasi merupakan program strategis nasional yang memerlukan dukungan pemerintah daerah agar cakupan vaksinasi dapat berlangsung secara merata.
“Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah pusat, termasuk program imunisasi, demi mencapai kekebalan kelompok sehingga masyarakat terhindar dari penyakit menular yang berpotensi menjadi wabah,” kata Bodewin.
Ia mengatakan pelaksanaan imunisasi di Kota Ambon masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan akses layanan, rendahnya pemahaman masyarakat, penyebaran informasi yang keliru di media sosial, kekhawatiran orang tua terhadap kejadian ikutan pascaimunisasi, hingga pengaruh norma agama dan lingkungan.
Menurutnya, workshop tersebut menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan sekaligus menyusun langkah penanganan yang didasarkan pada hasil kajian dan data.
“Workshop ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarsektor sehingga masing-masing pihak dapat berperan aktif dalam mendukung program imunisasi demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Ambon,” ujarnya.
Bodewin juga mengapresiasi tim Studi Undervac-ID Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program imunisasi di Kota Ambon.


