Ambon, Maluku Post – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, meminta calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon memprioritaskan pembenahan tata kelola keuangan, penyederhanaan birokrasi, dan penguatan inovasi aparatur sipil negara (ASN).
Pesan itu disampaikan Bodewin saat membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kota Ambon di Manise Hotel, Senin (27/4/2026).
Menurut Bodewin, pejabat yang terpilih nantinya memiliki peran strategis dalam membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan dan mendorong peningkatan kinerja birokrasi.
“Kalau saudara sudah terpilih nanti, tugas utama yang harus dilakukan adalah membantu kami memperbaiki sistem dan mendapatkan orang-orang terbaik dalam mengelola keuangan daerah. Berikutnya alur birokrasi harus dibenahi karena terlalu panjang dan berbelit-belit. Kemudian kami ingin Sekretaris Kota Ambon menjadi motivator sekaligus penggerak inovasi bagi seluruh ASN untuk membangun Ambon yang manise, inklusif, toleran, dan berkelanjutan,” kata Bodewin.
Ia menilai jabatan Sekretaris Daerah memerlukan sosok yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan manajerial karena berperan sebagai penggerak utama roda pemerintahan daerah.
Bodewin mengatakan proses seleksi dilakukan melalui sistem merit dengan mempertimbangkan kemampuan, keahlian, prestasi, dan kompetensi setiap peserta.
“Ada banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk menghasilkan pejabat yang berkompeten. Pendekatan sistem merit dan meritokrasi birokrasi menjadi hal penting. Mendapatkan seseorang berdasarkan keahlian, kemampuan, prestasi, dan kompetensi memang tidak mudah, tetapi proses ini harus dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga meminta panitia seleksi melaksanakan seluruh tahapan secara objektif dan profesional agar menghasilkan calon Sekretaris Daerah yang sesuai kebutuhan Pemerintah Kota Ambon.
“Kami menggantungkan harapan kepada tim pansel agar proses ini berjalan dengan baik dan menghasilkan penilaian yang objektif sebagai dasar dalam menetapkan Sekretaris Daerah Kota Ambon,” katanya.
Seleksi terbuka tersebut diikuti empat pejabat internal Pemerintah Kota Ambon, yakni Penjabat Sekretaris Daerah Robby Sapulette, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Richard Luhukay, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Steven Dominggus, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Apries Gaspersz.
Proses seleksi berlangsung selama dua hari setelah peserta menjalani seleksi administrasi dan pemeriksaan kesehatan. Penilaian kompetensi dilakukan oleh tim asesor dari Kementerian Dalam Negeri.


