Fun Run SMK IMBAS Ambon, 188 Pelajar Kembangkan Potensi dan Prestasi

AMBON, MalukuPost.com – Sebanyak 188 pelajar dari sembilan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Ambon mengikuti Fun Run sejauh tiga kilometer dalam rangka kegiatan SMK IMBAS bidang Pendidikan Jasmani, Olahraga (PJOK) dan Seni, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan potensi, sportivitas, sekaligus mempererat persaudaraan antarpelajar SMK.

Dari total peserta, sebanyak 116 merupakan pelajar laki-laki dan 72 perempuan. Kegiatan yang dipusatkan di SMK Negeri 4 Ambon, Kudamati, Kecamatan Nusaniwe tersebut dilepas langsung oleh Pengawas Pembina Bidang SMK Dinas Pendidikan Maluku, Poli Lewerissa, bersama Ketua Panitia, Corneles Ferdinandus, dan Kepala SMK Negeri 4 Ambon, Abraham Wendy Polnaya.

Kegiatan SMK IMBAS melibatkan 10 sekolah. Namun, satu sekolah mengundurkan diri sehingga sembilan sekolah mengikuti kegiatan tersebut. Di antaranya SMK Negeri 4 Ambon, SMK Negeri 7 Ambon, SMK Negeri 1 Ambon, SMK PGRI, SMK Al-Wathan, SMK Muhammadiyah, SMK Kesehatan, dan SMK Jaya Negara.

Fun Run menempuh jarak tiga kilometer dengan rute dimulai dari SMK Negeri 4 Ambon di Kudamati, menuju Pos Polsek Benteng, Batu Gantung, Talake, Al-Fatah, Jalan Anthony Reebok atau kawasan RS GPM, hingga berakhir di Lapangan Merdeka.

Sebelum melepas peserta, Poli Lewerissa dalam arahannya mengingatkan para siswa agar menjaga nama baik sekolah dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat persaudaraan ant-SMK di Kota Ambon.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik hingga selesai. Menurutnya, kegiatan SMK IMBAS merupakan langkah positif dalam membangun kemampuan dan prestasi siswa.

Lewerissa juga menyampaikan bahwa Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Ambon akan menggelar PORKOT Kejuaraan Atletik yang diselenggarakan pada 13-15 November 2026. Karena itu, keterlibatan siswa SMK dalam kegiatan olahraga menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk menuju Pekan Olahraga Pelajar Maluku (POPMAL).

“Anak-anak pasti bisa. Ajang ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menuju POPMAL,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia SMK IMBAS, Corneles Ferdinandus, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan Fun Run, tetapi juga berbagai perlombaan lainnya yang sudah dilaksanakan sebelumnya, yakni bola voli, nyanyi solo, goyang kreasi, dan futsal. Berbagai perlombaan tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan, bakat, dan potensi masing-masing, baik di bidang olahraga maupun seni.

Ia mengungkapkan kebanggaannya karena SMK Negeri 4 Ambon mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Fun Run.

Ferdinandus juga menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh guru SMK Negeri 4 Ambon atas dukungan dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh sukacita.

“Lakukan kegiatan ini dengan sukacita, karena sukacita akan membawa berkat,” pesannya.

Adapun pembagian hadiah bagi para pemenang seluruh cabang perlombaan dijadwalkan berlangsung di SMK Kesehatan, Passo, Ambon.

Lebih lanjut, Poli menjelaskan bahwa program SMK IMBAS merupakan bagian dari pengembangan Pos Kinerja, yakni pos prestasi sekolah. Melalui program tersebut, sekolah-sekolah penerima Pos Kinerja dapat saling berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan serta potensi peserta didik.

Di tempat yang sama, Kepala SMK Negeri 4 Ambon, Abraham Wendy Polnaya, berharap seluruh rangkaian kegiatan SMK IMBAS dapat berjalan dengan baik hingga berakhir. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam membangun persaudaraan dan kebersamaan antarsekolah di Kota Ambon.

Menurut Polnaya, para siswa merupakan aset masa depan yang perlu mendapatkan pembinaan dan ruang pengembangan potensi. Karena itu, Fun Run menjadi salah satu sarana positif untuk membentuk kemampuan, karakter, serta prestasi peserta didik.

Hujan yang mengguyur Kota Ambon tidak menyurutkan semangat para peserta. Mereka tetap berusaha menyelesaikan setiap rute hingga mencapai garis finis. Semangat dan perjuangan tersebut menghadirkan suasana penuh kebersamaan. Bahkan, beberapa peserta terlihat meneteskan air mata ketika berhasil menyelesaikan perjalanan dan tiba di garis finis.

 

Pos terkait