Harga Hasil Perkebunan Bergerak Turun

Ambon, malukupost.com – Harga berbagai jenis hasil perkebunan Maluku berupa cengkeh, pala, fuli, coklat dan kopra yang ditawarkan para pedagang pengumpul di Kota Ambon mulai bergerak turun.

Pantauan di sejumlah lokasi transaksi, Kamis, harga cengkeh yang biasanya dibeli dari para petani Rp128.000 kini turun menjadi Rp26.000/kg, biji pala bundar (super) juga turun dari Rp95.000 menjadi Rp90.000/kg, kata pemilik UD Surya, Fredy di Ambon, Rabu.

“Pembelian biji pala bundar ini ada dua macam, selain super kita lihat lagi kalau tidak bundar atau keriput maka harganya juga turun tidak sama dengan super yakni Rp85.000/kg,” katanya.

Sedangkan untuk fuli masih dibeli dengan harga Rp130.000/kg, dan kopra Rp6.200/kg.

“Kalau coklat kita beli juga harus hati-hati sebab tergantung kadar air dan juga jamur di kulit biji coklat. Kalau mulus dan sesuai dengan kadar air harganya Rp25.000/kg, yang sudah berjamur Rp22.000/kg,” katanya.

Menurut Fredy, patokan harga yang diterapkan di Ambon ini tergantung perkembangan harga di Surabaya sebagai pasar utama. Kalau di Surabaya harga turun pasti di Ambon juga terjadi perubahan turun.

Dia menambahkan, sekarang ini semua hasil perkebunan asal Maluku sedang turun harga kendati belum musim panen.

“Musim panen cengkeh di Maluku pada umumnya mulai dari bulan Agustus hingga Oktober, walaupun sekarang ini ada juga satu dua desa di Pulau Seram sudah mulai petik bunga cengkeh,” ujarnya. (ant/MP)

Pos terkait