Komisi I Minta Pemerintah kota Ambon Evaluasi Sosialisasi Mangente Ambon

Asmin Matdoan
Asmin Matdoan
Ambon, malukupost.com – Program mangente Ambon yang berpuncak pada 7 September 2015 nanti, Pemerintah kota Ambon terus melakukan sosialisasi mangente Ambon ke 33 provinsi di Indonesia. 
Sosialisasi ke seluruh provinsi ini ternyata menghambat agenda-agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Ambon, karena berbagai agenda yang melibatkan pemerintah Kota Ambon terbengkalai, salah satunya yakni pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang belum terselesaikan, demikian dijelaskan Ketua komisi I DPRD kota Ambon, Asmin Matdoan kepada wartawan di Ambon, Kamis (5/3). 
“Bagaimana kita bisa menyelesaikan berbagai agenda dewan, khususnya kami komisi I kalau mitra kami tidak berada di tempat. Setiap kali kami ingin melakukan rapat kerja, SKPD terkait terus berhalangan oleh karena SKPD tersebut sedang menjalankan program sosialisasi mangente Ambon ke luar Daerah,” kesalnya. 
Matdoan meminta Pemerintah Kota Ambon mengevaluasi kembali program sosialisasi tersebut. Jika sosialisasi ini terus berlanjut, maka dipastikan banyak persoalan Kota Ambon akan terbengkalai. 
Selain itu pula, lanjut Matdoan, untuk meminta keterbukaan pemerintah agar lebih transparan terkait plot anggaran sosialisasi mengente Ambon. 
“Kami juga meminta pemerintah untuk menjelaskan kepada kami, dari mana sumber anggaran sosialisasi mangente Ambon ini, karena di dalam APBD tahun 2015 tidak ada item untuk sosialisasi. kalaupun anggaran tersebut bersumber dari pos anggaran yang lain, kami butuh transparansi dari pemerintah,”tegasnya. (08) 

Pos terkait