Pemda Maluku Dinilai Hamburkan Uang Rakyat

Pemda Maluku Dinilai Hamburkan Uang Rakyat

Ambon, malukupost.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku dinilai menghamburkan uang rakyat, dengan melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Daerah Maluku yang dilaksanakan di kota Tual, Maluku.

Pasalnya untuk pelaksanaan Musrembang kali ini, Pemda Maluku harus mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk membeli tiket, uang perjalanan dinas, serta menyewa sejumlah ruang kapal untuk melakukan pertemuan diatas kapal Tidar, menuju kota Tual.

Ketua Persatuan Mahasiwa Aru (Permaru) Maluku Colins Lepuy, mengatakan  anggaran yang dikeluarkan untuk Musrembang  dengan menggunakan kapal Tidar ke Tual, jauh lebih baik digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, terutama masyarakat yang ada berada di daerah perbatasan, yang sampai saat ini masih terisolir oleh perhatian pemerintah daerah Maluku.

Menurut Lepuy, apa yang dirancangkan Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff untuk melakukan sejumlah pertemuan di beberapa pulau di Maluku, tidak sejalan dengan apa yang menjadi tujuan Presiden RI Joko Widodo, bahwa pemerintahan akan menghemat anggaran perjalanan dinas dan rapat lebih 30 persen.

Dikatakan Lepuy, pelaksanaan Musrembang di kota Ambon akan jauh lebih efektif untuk menghemat anggaran, karena tidak perlu mengeluarkan anggaran apapun untuk pelaksanaan. Hanya diperlukan sebuah gedung representatif untuk pelaksanaan, seperti tujuan dari Presiden RI.

“Bukannya menghamburkan untuk melaksanakan rapat yang tidak penting,”pungkasnya.(07)

Pos terkait