Sales and shared Services Departement head, Minggus .E.T.Gandagevai di Ambon, Rabu (1/4) mengatakan, program puskesmas keliling (Puskesling) ini akan didukung dengan satu unit mobil kesehatan, yang selalu siaga melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan.
Dijelaskan pula, untuk pelayanan keliling akan dilakukan dua kali dalam satu minggu khususnya bagi beberapa desa yang berdekatan dengan wilayah bandara, akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pelayanan ke desa-desa lain yang dapat dijangkau oleh Angkasa Pura.
Menyangkut tenaga kesehatan, dikatakan Gandagevai bahwa Dinas Kesehatan Kota telah bersedia membantu dengan menetapkan satu tenaga dokter, dua petugas obat-obatan, satu bidan dan satu petugas imunisasi.
Tidak hanya Puskesling, Angkasa Pura akan memberikan bantuan monumental pembangunan sarana air bersih untuk masyarakat Desa hative Besar melalui dana Corporate social Responsibilty (CSR).
Menurutnya, bantuan sarana air bersih ini merupakan lanjutan dari program tahun 2014, dimana pada tahun 2014 Angkasa Pura telah membangun bak penampung air bersih dengan total anggaran Rp 35 juta . dan untuk 2015 dilanjutkan dengan membangun instalasi pipa ke seluruh masyarakat di Hative Besar dengan total anggaran Rp 500 juta.
Dirinya berharap, keberadaan Angkasa pura dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar sehingga masyarakat juga merasa memiliki bandara. Oleh karena jika bandara berkembang maka penyaluran dana CSR juga akan semakin besar bagi masyarakat.
“Walalupun angkasa pura pada tahun 2014 mengalami kerugian sebanyak Rp 30 Miliar, tetapi kami tetap memperhatikan masyarakat sekitar. Karena kebisingan kami lewat keberadaan pesawat, makanya kami merasa perlu untuk memberi perhatian bagi masyarakat sekitar bandara.” Jelasnya. (08)


