Selain memperoleh piala bergilir dan trofi, Panpel Liga Futsal Perindo Maluku juga mengganjar uang pembinaan Rp 10 untuk juara pertama, Rp 5 juta (runner up) dan Rp 2,5 juta bagi penghuni posisi ketiga turnamen. Sementara untuk tingkat nasional, Panpel Liga Futsal Perindo menyediakan piala, trofi dan uang pembinaan Rp 50 juta (juara pertama), Rp 25 juta (runner up) dan Rp 10 juta bagi peraih peringkat ketiga.
Ketua DPW Perindo Maluku, Muhammad Isa Raharusun dalam sambutannya sebelum membuka turnamen futsal bagi pelajar (pemain berusia 15-18 tahun) berharap seluruh kontestan menunjukkan performa terbaik sehingga menjadi juara sekaligus duta Maluku di event serupa tingkat Nasional.
“Bertandinglah dengan sebaik mungkin, tunjukan kualitas kalian, junjung tinggi sportivitas dan raih juara pertama agar kalian dapat mewakili Maluku di event yang sama tingkat nasional,” pesan Raharusun, Sabtu (30/ 5).
Menurut dia, turnamen Liga Futsal Perindo Maluku merupakan salah satu wujud visi dan misi Partai Perindo pimpinan Harry Tanoesoedibjo, yang juga Ketua Asosiasi Futsal Indonesia 2014-2018, untuk menyejahterakan rakyat Indonesia melalui pemberdayaan potensi keolahragaan.
“Karena olahraga, khususnya futsal, juga merupakan bagian dari upaya Perindo untuk mewujudkan visi dan misinya menyejahterakan rakyat, turnamen ini punya peranan penting untuk melahirkan generasi muda atau pelajar yang berkualitas, cerdas, tangguh dan berpotensi di bidang olahraga. Sasaran event ini sebetulnya adalah bagaimana Perindo ingin mendapatkan bibit-bibit potensial di cabor futsal maupun cabor-cabor lain yang tengah dijajaki untuk dibina dan dikembangkan,” paparnya.
Mewakili Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Maluku, Komite Eksekutif (Exco) AFD Maluku Maurist Tamaela mengapresiasi pelaksanaan turnamen Liga Futsal Perindo Maluku.
“Kami menyambut positif dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara Liga Futsal Perindo Maluku 2015. Kami menyambut positif ide atau gagasan dari keluarga besar Perindo Maluku yang mana bisa menggagas sebuah turnamen atau liga yang melibatkan kalangan generasi muda kita yang berada di jenjang pendidikan SMA/SMK se-Kota Ambon”.
Tamaela optimistis langkah keluarga besar Perindo diyakini akan membawa angin segar bagi kemajuan futsal ke depan.
“Mengingat begitu potensial bakat dari para generasi muda kita ini, turnamen ini diharapkan dapat menjadi ajang pencarian bibit berbakat dalam tingkatan lebih lanjut. Hal itu sangat sejalan dengan visi dan misi AFD Maluku untuk berjuang memajukan futsal daerah agar berprestasi di kancah nasional bahkan internasional sekalipun. Kepada panpel kami berharap event seperti ini dapat terus dijalankan dan digalakkan, sehingga Liga Futsal Perindo dapat dimasukan dalam Kalender AFD Maluku di masa mendatang,” imbau Tamaela yang juga anggota DPRD Kota Ambon 2014-2019. (09/rony samloy)


