Diduga Ketua Bawaslu Maluku Otak Dibalik Skenario
Penunjukan Sekertaris Panwas SBT sebelum pembentukan Panwas ini, diduga ada kaitannya dengan terpilihnya dua anggota Panwas SBT yakni Ismail Kilwilaga dan Muhamad Kasim Rumakey. Pasalnya baik Rumakey maupun Kilwilaga saat seleksi pemilihan Panwas SBT, keduanya hanya menduduki rangking ke lima dan ke enam.
Ironisnya, keputusan Tim Seleksi Panwas SBT tersebut secara sepihak dibatalkan oleh Bawaslu Provinsi Maluku. Dan Bawaslu malah meloloskan Kilwilaga dan Rumakey dan menggugurkan peserta seleksi yang berangking dua dan tiga. Sedangkan untuk hasil seleksi sendiri, terbukti Tianotak berada pada rangking satu.
Sementara itu sekretaris Tim Seleksi Panwas SBT, Nazarudin Tianotak yang dihubungi wartawan via telpon genggamnya mengaku kecewa dengan sikap Bawaslu Provinsi Maluku, yang secara sepihak menganulir hasil seleksi yang dikeluarkan tim Seleksi.
“Dalam aturan, Bawaslu tidak dapat menggugurkan hasil seleksi yang dikeluarkan oleh tim seleksi, dan mereka yang menduduki peringkat pertama hingga ketiga dalam seleksi tersebut harus diakomodir sebagai anggota Panwas, “ pungkas Tianotak.
Ditambahkan pula, keganjilan lain yang dilakukan Bawaslu Provinsi Maluku adalah menggugurkan salah satu peserta seleksi yang menduduki peringkat kedua. Padahal sesuai aturan suara keterwakilan perempuan dalam Pawaslu adalah 30 persen.
Namun anehnya Bawaslu malah menggugurkan calon anggota Panwas SBT perempuan, padahal yang bersangkutan menduduki peringkat kedua dalam seleksi. Diduga hal ini dilakukan Bawaslu provinsi Maluku, lantaran adanya campur tangan ketua Bawaslu Maluku, Fadli Silawane.
Hingga berita ini dipublikasikan, ketua Bawaslu Maluku Fadli Silawane tidak berhasil dihubungi. (**)


