Sesuai Nilai Kompilasi, SUPM Ambon Peringkat I Indonesia
Keberhasilan tersebut akhirnya memacu semangat para guru beserta siswa untuk mengharumkan nama sekolahnya. Kepala BPSDM-KP RI, Soeseno Sukoyono dalam sambutannya mengatakan dirinya sangat berbangga lantaran tiga tahun belakangan ini SUPM Ambon telah menunjukan tekad dan akhirnya berhasil mengudara pada tiang internasional. Sukoyono yang dalam kegiatan tersebut mewisudakan 117 siswa terbaik SUPM angkatan XXVII itu mengatakan satuan pendidikan KKP telah memberikan sekolah rujukan bagi SUPM Ambon bagi seluruh SMK Perikanan yang ada di Indonesia.
Disamping itu, katanya para siswa-siswi lulusan tersebut dapat menggunakan sarana dan prasarana satuan KKP untuk menggunakan jasa KKP seperti kapal Latih, tempat praktek, laboratorium, TEFA, perbengkelan mesin dan lainnya. Selain itu, saat ini sebanyak 60 orang siswa dari 6 SMK Kelautan dan Perikanan sedang berada di kampus SUPM Waiheru, mereka diantaranya : SMK Tabona, SMK Bara, SMK Kairatu, SMK ALwathan, SMK Ustutun dan SMK Lebelau.
Suseno mengatakan, satuan pendidikan KKP menggunakan sistem pendidikan vokasi dengan pendekatan TEFA yang didukung sarana dan prasarana moderen sebagaimana dunia usaha dan industri sungguhan. Satuan pendidikan KKP selain fasilitasnya sekolah pendidikan perikanan dan kelautan didirikan dalam rangka memenuhi tenaga kerja sektor tersebut.
Dia mengharapkan para wisudawan yang dinyatakan lulus itu bisa memberikan kontribusi lain terjhadap daerah.
“Saya sangat mengharapkan agar para lulusan atau wisudawan bisa berkontribusi terhadap kemajuan daerah,”katanya.
Untuk diketahui, 117 siswa yang diwisudakan dapat dirincikan diantaranya : Program Kealihan Nauktika Perikanan Laut (NPL) sebanyak 23 orang, Teknika Perikanan Laut (TPL) 32 orang, Teknologi Budidaya Perikanan 30 orang dan Teknologi Pengolahan Hasil perikanan sebanyak 32 orang.(08)


