Gema MBD Gelar Diskusi Soal Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat MBD

Ambon, Maluku Post.com – Merasa terpanggil secara moril untuk membangun Negeri, pengurus dan anggota Gerakan Mahasiswa Maluku Barat Daya (Gema MBD) menggelar diskusi ilmiah bertajuk:”Mengabdi untuk Negeri” ditopang sub tema:”Membangun Maluku Barat Daya yang Adil, Makmur, dan Sejahtera Dengan Spirit Kalwedo”.

Kegiatan ilmiah yang dipusatkan di Lantai V Kantor DPRD Maluku, Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, menghadirkan pembicara masing-masing Profesor Bob Mosse (akademisi Unpatti Ambon) dan Charles Anidlah (Badan Pusat Statistik Maluku).

Sekretaris Umum Gema MBD Nus Termas menandaskan tujuan diskusi ilmiah itu adalah memberikan menghasilkan visi-visi konstruktif yang terakomodasi dalam beberapa rekomendasi yang akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan bupati terpilih MBD periode 2015/2020 tentang kebijakan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat MBD yang masih berkutat dengan kemiskinan di tengah kelimpahan sumber daya alam (SDA).

“Dari diskusi ini kemudian kita akan cari visi dan solusi yang kemudian kita susun ke dalam rekomendasi-rekomendasi yang akan diserahkan ke Pemprov Maluku dan bupati (MBD) terpilih untuk penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat MBD,” jelas Termas di sela-sela kegiatan tersebut.

Termas bertekad menjadikan forum ilmiah sebagai medium menghasilkan pemikiran-pemikiran konstruktif untuk membangun Kabupaten MBD ke arah lebih baik dari delapan tahun sebelumnya.

“Sasaran kita adalah bagaimana pembangunan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan, termasuk MBD,” jelas mahasiswa asal Kepulauan Babar ini.

Ditempat yang sama, pengurus Gema MBD Meki Prosilewan menyatakan diskusi itu mendapat tanggapan positif undangan yang hadir karena materi yang disajikan para pembicara sangat menarik dan bermanfaat saat ini dan di kemudian hari.

“Teman-teman pengurus dan anggota sangat tertarik mengikuti diskusi ini, karena bagi mereka butuh visi dan konsep yang jelas dan terarah untuk membangun MBD, dan mahasiswa MBD di Ambon merasa terpanggil untuk menunjukkan komitmen dan soliditasnya membangun negeri tercinta,” papar pria Laitutun, Kecamatan Leti, ini. (rony samloy)

Pos terkait