Ambon, Maluku Post.com – Kehadiran Pegawai Negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon pascalibur Idul Fitri 1436 Hijriah mencapai 97 persen.
“Hari pertama kerja pascalibur lebaran cukup memuaskan karena kehadiran PNS mencapai 97 persen, sejumlah pegawai telah mengajukan ijin resmi, dan beberapa diantaranya sakit dan tanpa keterangan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Kota (BKK) Benny Selanno, Rabu (22/7).
Menurut dia, pegawai yang tidak masuk kerja disebabkan beberapa hal yakni masih dalam masa cuti, ijin dan sakit.
“Hanya ada beberapa pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan, semua ada keterangan yang jelas sehingga bisa dikategorikan kehadiran pegawai cukup baik,” katanya.
Benny mengatakan, jam kerja pegawai juga kembali normal yakni dimulai pukul 08.00 – 16.30 WIT, setelah pada bulan puasa dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIT.
“Kehadiran pegawai pada hari pertama kerja paska libur lebaran menunjukkan kesiapan melayani masyarakat yang dmulai dari pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) hingga staf,” katanya.
Ia menjelaskan, aktivitas perkantoran di Balai kota Ambon telah berjalan seperti biasanya, sejumlah dinas yang melakukan pelayanan kepada masyarakat berjalan normal.
Aktivitas pelayanan publik seperti di Kantor Pelayanan Publik (KPP) dan kantor kecamatan berlangsung dengan baik untuk melayani masyarakat.
Sejumlah dinas dan kantor Kecamatan juga terlihat banyak masyarakat antre untuk mendapatkan layanan seperti pembuatan kartu pencari kerja (kartu kuning) dan pelayanan pembuatan kartu keluarga dan pengambilan KTP elektronik.
“Selain itu di dinas pendapatan dan pengelolaan aset daerah, masyarakat juga sudah melakukan aktifitas pembayaran pajak dan retribusi,” ujarnya.
Benny menegaskan, pegawai yang sengaja tidak masuk karena halangan tertentu, pihaknya akan minta pertanggungjawaban.
“Kita akan meminta pertanggungjawaban mereka, alasan yg sama sekali tidak sesuai dengan ketentuan akan berikan sanksi tegas,” tandasnya.
Diakuinya, pembinaan disiplin pegawai yang dilakukan merupakan bagian dari evaluasi kerja setelah hari raya sekaligus mengecek kesiapan pegawai dalam melayani masyarakat.
“Pengawasan yang dilakukan di Balai kota, kantor kecamatan, dan sejumlah dinas diluar Balai kota. Sedangkan untuk sekolah kita belum menginventarisir karena beberapa sekolah masih dalam masa libur,” ujar Benny Selanno. (ant/MP)


