“Soal potensi konflik internal yang belum selesai, tentu kami tidak mengintervensi persoalan Golkar dan tetap merujuk pada aturan yang ditentukan KPU, dan calon kita juga mendaftar di dua kubu partai Golkar,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Edwin Adrian Huwae, di Ambon, Senin (13/7).
Jadi sama sekali tidak ada maksud balon kepala daerah atau wakil dari PDI Perjuangan untuk tidak bergabung atau berpasangan dengan Golkar.
“Golkar itu partai besar dan kita butuh bangun koalisi untuk membangun masyarakat dan daerah ini juga,” tegas Edwin.
PDI Perjuangan ini ada yang bisa yang mengusung sendiri balon kepala daerah dan ada yang harus berkoalisi.
Menurut Edwin, untuk wilayah yang belum bisa mengusung sendiri karena belum memenuhi undang-undang khususnya persyaratan 20 persen tentu partai terbuka untuk berkoalisi dengan parpol mana pun.
“Sehingga tidak ada instruksi khusus dari DPP dan saya malah mendorong calon-calon saya untuk berkomunikasi dengan teman-temen Partai Golkar,” katanya.
Edwin Huwae juga membantah informasi partai yang dipimpinnya telah memberikan rekomendasi kepada balon Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono.
“Soal partai telah merekomendasikan Tagop Sudarsono, sampai hari ini belum ada informasi tapi tanggungjawab saya sebagai ketua DPD untuk mengkomunikasikan dengan struktur DPC dan itu sudah dilakukan, termasuk mendiskusikan soal berbagai peluang,” ujarnya.
Bila akhirnya DPP menetapkan Tagop dengan pasangannya, semua kader harus taat dan setiap kader adalah petugas partai jadi kalau ditetapkan ketua umum, dirinya memastikan semua harus tertib.
Apalagi setiap kader partai berlambang banteng kekar moncong putih ini melandasi perjuangannya kepada ideologi Pancasila yang ada semangat musyawarah mufakat, bukan menang-kalah.
“Oleh karenanya kader di Bursel adalah kader yang ideologis dan saya akan turun ke sana memberikan penjelasan terkait apa pun rekomendasi yang dikeluarkan DPP,” jelas Edwin.
Karena partai juga ingin membangun proses rekrutmen calon kepala daerah yang baik, karena diyakini bakal melahirkan pemimpin daerah yang baik pula. (ant/MP)


