Namun, ingat dia, hendaknya event sepakbola lokal itu tak dimanfaatkan sebagai momentum mencari pencitraan menjelang pemilihan wali kota Ambon periodesasi 2016/2021 mendatang.
“Kalau tujuan mulia dari kompetisi Piala Wali Kota Ambon untuk membangkitkan lagi dunia persepakbolaan di daerah ini, sebagai mantan pemain saya sangat mendukungnya, tetapi kalau event ini hanya sekadar mencari pencitraan, saya menolak keras ide tersebut,” ingat Angwarmasse dalam bincang-bincang dengan Maluku Post di Ambon, Senin (13/7).
Angwarmasse berharap Piala Wali Kota Ambon punya tujuan jangka panjang yang jelas, sehingga dari event ini akan lahir pesepakbola-pesepakbola andal yang kelak membela Kota Ambon maupun Maluku di pelbagai event nasional.
“Agar kejuaraan ini dapat berjalan dengan baik, perlu disusun strategi pembinaan yang terarah dan profesional. Maksudnya agar jangan sampai setelah kejuaraan, hasilnya berjalan di tempat. Paling tidak ada manfaat positif di balik pelaksanaan kejuaraan piala wali kota Ambon kali ini,” imbau mantan pemain terbaik Indonesia Timur di Makassar, Sulawesi Selatan ini. (09)


