Ambon, Malukupost.com : Sebanyak 235 orang jemaah calon haji (JCH) asal Kota Ambon, Maluku siap berangkat menuju Arab Saudi guna menunaikan ibadah haji tahun 2015.
“JCH akan berangkat menuju embarkasi Makassar pada 4 September 2015 dan beristirahat sambil menunggu jadwal berangkat ke Arab Saudi,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan umrah Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kota Ambon, Wahab Putuhena di Ambon, Senin (24/8).
Sedangkan acara pelepasan dijadwalkan di gedung Azhari,Kota Ambon pada 31 Agustus 2015 oleh Wali Kota Ambon, Richard Luohenapessy.
Dia mengatakan, JCH asal Kota Ambon mendapat kelompok penerbangan (Kloter) 12 bersama dengan para kafilah asal Kabupaten Buru, Buru Selatan, Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Kabupaten Kepulauan Aru.
“Jadi JCH Maluku secara keseluruhan masuk dalam Kloter 12 dan 13. Kloter 13 terdiri Kabupaten Maluku Tengah , Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)dan sebagian dari JCH asal Makasar guna mencukupi dua Kloter tersebut,” katanya.
JCH Kota Ambon sebanyak 235 orang termasuk petugas.
Wahab menambahkan, untuk persiapan dan pemantapan keberangkatan ke Tanah Suci, maka kemenag Kota Ambon pada 27 Agustus 2015 akan melaksanakan manasik haji secara massal di gedung Islamic Center, Waihaong.
Sedangkan pada 29 Agustus 2015 dilakukan simulasi yang berlokasi di Desa Suli hingga Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, (Pulau Ambon) terhadap 235 orang JCH itu yang menunjukan seakan-akan situasinya seperti di Tanah Suci saat itu.
JCH beristirahat pada 30 Agustus 2015 untuk persiapan mengikuti acara pelepasan yang dilaksanakan Wali Kota Ambon, Richad Louhenapessy 31 Agustus 2015.
Sedangkan, Kepala Bidang Penyelenggara Haji Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Rahman Tubaka mengemukakan, sesuai jadwal yang diatur Kemenag, semua JCH asal Provinsi ini masuk Kloter 12 dan 13 sudah harus berangkat menuju embarkasi Makasar pada 4 September 2015.
Sedangkan pada 6 September Kloter 12 berangkat menuju Jedah pada pukul12.00 WIT dan Kloter 13 berangkat pada malam hari.
Gubernur Maluku, Said Assagaff dijadwalkan melepas para jamaah asal Provinsi ini pada 1 September 2015. (ant/mp)


