Ambon, Maluku Post.com – Pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku mengoptimalisasi pelayanan perpustakaan dalam upaya melayani masyarakat.
“Perpustakaan BI mempunyai keistimewaan karena terbuka bagi masyarakat umum, terutama mahasiswa, pelajar, dan pegawai yang membutuhkan informasi, berkaitan dengan masalah ekonomi, moneter dan perbankan,” kata Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Maluku Femmy Sahetapy, di Ambon, Selasa (25/8).
Pernyataan tersebut disampaikan Femmy saat meresmikan pengresmian optimalisasi pelayanan perpustakaan BI.
Perpusatakan BI menyediakan buku-buku yang berkualitas terkait dengan keuangan baik dalam dan luar negeri, termasuk informasi aktual ekonomi, moneter, perbankan dan keuangan di Provinsi Maluku.
“Perpustakaan BI bertekad dan secara konsisten melaksanakan fungsi perpustakaan sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 3 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, yakni sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa,” ujarnya.
Karena itu, Femmy meminta pihak BI Maluku untuk menyediakan sejumlah buku yang terkait dengan informasi ekonomi, keuangan dan perbankan guna melengkapi perpustakaan umum daerah Maluku.
“Sebagai penanggungjawab pembinaan perpustakaan daerah, kami mengoptimalkan fungsi rujukan dengan mengarahkan para pemustaka untuk mengakses informasi yang dibutuhkan dan tidak ditemukan di perpustakaan daerah,” katanya.
Pengresmian optimalisasi perpustakaan BI, lanjut dia, merupakan bentuk promosi dan kerja sama pembinaan dan pengembangan perpustakaan sesuai amanat pasal 41 ayat 1 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan layanan kepada pemustaka.
“Proses pembinaan yang sudah terjalin dengan baik selama ini, melalui komunikasi-komunikasi intens antara pengelola perpustakaan BI yang terdahulu atau purnabakti dengan Badan Perpustakaan Arsip Daerah Provinsi Maluku, perlu terus dibina dan dikembangkan oleh pengelola perpustakaan BI yang baru,”ujar Femmy.
Karena itu, dengan pengresmian optimalisasi perpustakaan BI, akan memperkaya dunia perpustakaan di Provinsi Maluku untuk menjawab kebutuhan informasi ilmu pengetahuan bagi masyarakat di daerah ini.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Wuryanto mengatakan pihaknya akan menyediakan ruang khusus untuk menyimpan koleksi buku pengarang asal Maluku, sehingga mudah diakses oleh masyarakat yang membutuhkannya.
Selanjutnya, pihaknya juga akan menyediakan buku-buku ekonomi bagi mahasiswa dan pelajar, kalau mereka susah mendapatkan di luar bisa datang ke perpustakaan BI.
“Bagi mahasiswa perguruan tinggi jurusan ekonomi yang membutuhkan buku sesuai dengan program studinya bisa datang ke Perpustakan BI untuk mendapatkannya,” kata Wuryanto.
Perpustakaan BI ke depan, diarahkan ke sistem digital dengan menyediakan data-data ekonomi, keuangan dan perbankan di Maluku.
“Kami bangga sekiranya para mahasiswa, lulusan S1, S2, S3 yang akan membuat tesis atau skripsi bisa datang ke perpustakaan BI dan duduk dua sampai tiga jam untuk mencari data-data karena tempatnya nyaman,” ujar Wuryanto. (ant/MP)


