Karakteristik Kepulauan Menjadi Tantangan Maluku Mengahadapi MEA

Ambon, Maluku Post.com – Empat bulan kedepan, Indonesia akan memasuki era perdagangan bebas untuk wilayah negara-negara ASEAN atau yang dikenal dengan nama Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Meskipun mengklaim bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku telah siap memasuki era tersebut. Namun ada banyak tantangan yang harus dihadapi, salah satunya dengan karateristik wilayah kepulauan.

“Maluku memiliki tantangan tersendiri dalam pembangunan yakni diantaranya aksesbilitas dan konektivitas rendah, disparitas wilayah tinggi, penduduk tersebar tidak merata, serta masih tertinggal dan miskin,”ujar Asisten III setda Maluku M.Z Sangadji, di Ambon, Rabu (12/8).

Disisi lain menurutnya, untuk potensi sumber daya alam didarat sangat terbatas, sementara di laut, kendati besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. Dalam upaya menyeimbangkan pembangunan di kawasan daerah kepulauan di Maluku, masih terdapat banyak yang belum dikembangkan secara seimbang. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan di daerah kepulauan banyak menghadapi tantangan.

Dengan demikian, diperlukan strategi khusus, misalnya dengan menyeimbangkan daerah yang sudah maju dengan daerah yang berkembang.

“Maksudnya kalau di pusat kota telah maju, maka fokus diarahkan ke kabupaten, kota yang masih jauh dari kemakmuran. Dimana mendorong program-program pembangunan ke wilayah-wilayah tersebut,” tandasnya. (07)

Pos terkait