15 Lembar Uang Palsu Beredar Di Maluku

Ambon, Maluku Post.com – Bank Indonesia Perwakilan Maluku menyatakan uang palsu yang beredar di daerah ini hanya 15 lembar pada periode Januari – Agustus 2015.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku, Ircham AN, di Ambon, Selasa (8/9), mengatakan, ditemukan pada Februari 2015 hanya satu lembar pecahan Rp100.000, Maret sebanyak enam lembar masing-masing empat lembar pecahan Rp100.000 dan dua lembar lainnya Rp50.000.

Penemuan pada April sebanyak empat lembar yakni satu lembar pecahan Rp100.000 dan tiga lembar Rp50.000.

Sedangkan pada Mei hanya satu lembar pecahan Rp100.000, Juni dan Juli tidak ada, selanjutnya Agustus sebanyak empat lembar pecahan Rp100.000.

Dia menjelaskan, penemuan uang palsu itu saat masyarakat menukar ke BI.

Begitu pun, ada juga melalui bank yang menyetor ke BI dan meminta klarifikasi.

“Jadi temuan uang palsu ini bisa saja dari masyarakat maupun pihak perbankan,” ujar Ircham.

Dia mengatakan, sangat kecil sekali peredaran uang palsu selama periode Januari hingga Agustus 2015.

“Sosialisasi kepada masyarakat di Provinsi seribu pulau ini tetap dilakukan dari saat ke saat agar masyarakat lebih memahami dan mengenal uang palsu,” katanya.

Apalagi, lanjutnya, sekarang ini BI sudah memiliki mobil kas keliling yang selalu melaksanakan penukaran uang kepada masyarakat sekaligus dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi dengan menghadirkan layar TV di dalamnya.

Ircham menambahkan, setiap tahun BI membagikan liflet maupun baner ke perbankan, toko-toko, swalayan dan super market untuk dipasang di pintu tempat usaha terkait gambar uang palsu dan uang asli. (Ant/MP)

Pos terkait