Dinkes Siapkan Posko Kesehatan Pesparawi Nasional

Ambon, Maluku Post.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku telah menyiapkan sejumlah posko kesehatan dilengkap tenaga dokter, perawat, relawan PMI dan Orari yang disebarkan pada berbagai lokasi pelaksanaan pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) nasional ke-XI di Ambon.

“Kami punya tugas menyediakan pelayanan kesehatan maupun yang sifatnya darurat kepada para tamu VVIP, VIP maupun peserta lomba pesparawi nasional,” kata Kadis Kesehatan Maluku, dr. M. Pontoh di Ambon, Sabtu (5/9).

Untuk mengkoordinasikan sistem pelayanan lebih baik, telah ditunjuk penanggungjawab dan untuk tamu VVIP adalah Kepala Kesehatan Kodam XVI/Pattimura bersama tim kesehatan kepresidenan.

Kemudian untuk pelayanan kesehatan gawat darurat tamu VVIP adalah dokter-dokter spesialis dari RSUD Haulussy Ambon.

Bagi peserta pesparawi, kata dr. Pontoh, penanggungjawab adalah kadis kesehatan kota Ambon.

“Kami juga membentuk posko mobail, posko tetap, dan posko penunjang, dimana posko induk ini ada di dua tempat yakni Dinkes Kota Ambon dan provinsi,” ujar dr. Pontoh yang juga ketua seksi kesehatan pesparawi nasional ini.

Sedangkan penempatan pos kesehatan ada di lokasi lomba, seminar, tempat ibadah bersama, tempat pembukaan dan penutupan acara, penginapan, dan ada pos penunjang di pelabuhan udara serta pelabuhan laut.

Terdapat lima posko mobail dan 48 tenaga kesehatan telah disiapkan, dimana mereka bertugas selama 24 jam dan terbagi dua regu.

“Setiap regu terdiri dari satu tenaga dokter, dua perawat, dua relawan PMI serta supir dan petugas orari dan mereka disiapkan dengan obat-obat P3K, alat-alat kesehatan emergensi, satu unit mobil ambulance dan dua unit mobil PMI,” tandasnya.

Untuk kesiapan pos tetap, jumlah tenaga kesehatan pada enam pos sebanyak 72 orang, dimana pos ini ditempatkan pada lokasi pelaksanaan lomba.

“Mereka bertugas setiap hari selama lomba berlangsung dan terbagi dalam dua regu, didukung satu tenaga dokter, dua perawat, dua relawan dan PMI satu orang,” jelas dr. Pontoh.

Para petugas kesehatan ini ditempatkan pada pos Taman Budaya, Stadion Mandala Remaja, aula Xaverius, Baileo Oikumene dan gedung Kristiani Center serta tempat penyelenggaraan musyawarah nasional pesparawi nasional.

Pos penunjang Kesehatan juga dibuka di pelabuhan laut serta bandara, dan klinik dibuka sesuai jadwal penerbangan dimana pos ini ditempatkan satu tenaga dokter dan dua perawat. (ant/MP)

Pos terkait