Gubernur Didesak Perhatikan Anggaran Pengawasan Pilkada

Ambon, Maluku Post.com – Gubernur Maluku Said Assagaff didesak memperhatikan anggaran pengawasan Pilkada di empat kabupaten yang penyelenggaraannya pada 9 Desember 2015, karena hingga saat ini belum dicairkan penambahan dari masing – masing pemerintah daerah itu.

“Kami sudah menyampaikannya kepada gubernur menjelang perayaan Idul Fitri 1436 Hijriah untuk mengingatkan Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Buru Selatan, Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya (MBD),” kata Komisioner Bawaslu Maluku, Abdullah Ely, di Ambon, Selasa (29/9).

Bahkan, Sekretariat Bawaslu Maluku telah menyurati Gubernur Said mengingat tahapan Pilkada berdasarkan jadwal penyelenggaraan sedang melakukan kampanye.

“Kami akan mengikuti perkembangan arahan Gubernur kepada masing – masing Bupati dan bila tidak ditindaklanjuti, maka dipertimbangkan dilaporkan kepada Mendagri, Tjahlo Kumolo,” ujarnya.

Abdullah bahkan menegaskan, sekiranya tanggapan Mendagri kurang serius, maka Bawaslu Maluku bisa menyelenggarakan rapat pleno dan merekomendasikan agar Pilkada di empat Kabupaten ditangguhkan.

“Kami juga merupakan bagian dari penyelenggaraan Pilkada. Namun, dari alokasi anggaran terkesan kurang berimbang antara Panwaslu dan KPU,” katanya.

Dia mengemukakan, tugas dan tanggung jawab Panwaslu di empat Kabupaten relatif berat karena dihadapkan dengan karakteristik wilayah kepulauan dan kondisi cuaca sering ekstrim.

Kabupaten MBD, misalnya, yang secara geografis dekat dengan Timor Leste ternyata sering terhambat dalam merealisasikan kerja Panwaslu karena dihadapkan kondisi cuaca ekstrim sehingga transportasi laut dilarang beroperasi.

Kepulauan Aru juga termasuk Kabupaten perbatasan karena secara geografis dekat dengan Australia.

Begitu pun, Kabupaten SBT dan Buru Selatan yang penyebaran masing – masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga tergantung transportasi laut.

“Jadi cukup prihatin teman – teman Panwaslu di empat Kabupaten yang bekerja dengan keterbatasan anggaran,” tegas Abdullah.

Pilkada Kepulauan Aru nantinya diikuti pasangan Johan Gonga – Muin Sogalrey, Welhelm Kurnala – Azis Goin, Joseph Barends – Elisa Darakay dan Godlief Gainau – Djafruddin Hamu.

Kabupaten SBT tercatat pasangan Sitty Suruwaky – Sjaifuddin Goo dan Abdul Mukti Keliobas – Fachry H Alkatiri.

Pilkada MBD diikuti pasangan Barnabas Orno – Benyamin Thomas Noach, Simon Mose Maahury -Kim Davist Marcus dan Nikolaus Kilikily – Johanes Frans.

Kabupaten Buru Selatan adalah Hakim Fatsey – Anthon Lesnussa dan Tagop Sudarsono Soulissa – Ayub Saleky. Sayangnya, Hakim telah meninggal dunia di Ambon pada pada 14 September 2015. (MP-3)

Pos terkait