Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan bendera dari Gubernur kepada ketua Umum Pesparawi Maluku Poly Kastanya, yang berlangsung di gedung taman budaya, Ambon, Rabu (30/9) dan dihadiri oleh Wakil Gubernur, Kapolda Maluku, Ketua Sinode GPM, dan jajaran SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.
Gubernur dalam sambutannya, mengatakan ada tiga sukses yang diraih pada Pesparawi kali ini, yaitu sukses administrasi dan sukses penyelenggara yang menjadi tanggung jawab panitia, serta sukses prestasi yang yang menjadi tanggung jawab dari seluruh peserta yang membawa nama baik Maluku.
Menurutnya, Lomba Banding Nyanyi pada ajang Pesparawi tingkat nasional XI ini, bukanlah sekedar bernyanyi biasa, tetapi nyanyian untuk Tuhan. Sebagaimana terdapat dalam Mazmur 147 atyat 4a “Bernyanyilah untuk Allah dengan nyanyian syukur, bermazmurlah untuk Tuhan kita dengan kecapi”.
Dijelaskan pula, ajang Pesparawi ini sangat sarat dengan nilai-nilai spiritual. Dimana orang yang bernyanyi dan mendengar serta menikmati setiap nyanyian yang ada, dapat meningkatkan kualitas keimanannya serta menjadi sumber kedamaian, kasih sayang, kebahagiaan, kebaikan, kesejahteraan kepada sesama. Sebagaimana yang telah diteladankan oleh Yesus Kristus.
Orang nomor satu di Maluku ini, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama proses Pesparawi ini berlangsung.
“Mari kita jadi tuan dan nyonya rumah yang terbaik. Karena kita sekarang bukan lagi laboratorium konflik, tetapi kita sudah bertransformasi menjadi laboratorium kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia,”ungkapnya.
Sementara itu, ketua Umum Kontigen Pesparawi Maluku, Poly Kastanya, mengatakan kontingen maluku sebanyak 271 orang yang berasal dari 11 Kabupaten/Kota, yang terdiri dari penyanyi, pelatih, dan pianis, yang mengikuti 12 mata lomba.
Dikatakan Kastanya, paduan suara dewasa campuran 44 orang, paduan suara remaja atau pemuda 45 orang, paduan suara anak 35 orang, paduan suara pria 30 orang, paduan suara perempuan 30 orang, vocal group 10 orang, solo anak 7 – 9 tahun 1 orang, solo anak usia 10 – 13 tahun 1 orang, solo remaja putera 1 orang, solo remaha putri 1 orang, musik pop gereja 9 orang, pianis 5 orang, pelatih dan pengurus 59 orang.
“Sebagai tuan rumah kami menargetkan juara Umum,”kata Kastanya. (MP-7)


