Lomba Layar Tingkatkan Hubungan Persaudaraan Darwin – Ambon

Ambon, Maluku Post.com – Lomba perahu layar Internasional Darwin Ambon Yacht Race (DAYR) 2015 meningkatkan hubungan persaudaraan kota kembar (sister city) dijalin sejak 1976.

“DAYR yang digelar setiap tahun merupakan bukti persaudaraan yang kuat antara kota Darwin – Ambon, selain itu meningkatkan pembangunan dan perekonomian kedua kota,” kata Wali kota Darwin, Katherina Fong Lim saat penyambutan peserta DAYR, di Ambon, Jumat (11/9).

Menurut dia, DAYR merupakan kegiatan kota kembar yang telah dijalin selama 39 tahun sebagai bentuk kebersamaan serta meningkatkan kualitas persaudaran.

Penyelenggaraan DAYR juga didukung oleh Kementerian Pariwisata, Pemerintah Kota Ambon, dan Dinah Beach Cruising Yacht Association Incorporated, serta diprakarsai sebuah klub yacht di Darwin yaitu Cruising Yacht Association of the Northern Territory Incorporated (CYANT) sejak 1976.

“Kegiatan ini juga menghidupkan mimpi para pelayar yang tidak hanya berasal dari Australia tetapi negara lainnya untuk menaklukan laut, serta mendukung pembangunan kedua kota,” katanya.

Katherina mengatakan, selain DAYR banyak juga kegiatan lain yang memperkuat hubungan persaudaraan yakni peringatan upacara Gull Force, dan Taman Persemakmuran “War Cemetery” di kawasan Tantui.

“Semua ini merupakan bukti bahwa Ambon dan Australia memiliki hubungan persaudaraan yang kuat. Kami tidak hanya sekedar datang mengunjungi Ambon, tetapi berupaya menjalin kerjasama yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustaf Latuheru menyatakan, DAYR meyakinkan bahwa ibu kota Provinsi Maluku saat ini aman dikunjungi para wisatawan dalam maupun luar negeri.

“Lomba ini memberikan dampak luar biasa bagi pariwisata di Maluku khususnya kota Ambon, dengan peserta bukan hanya dari Australia meyakinkan daerah ini aman untuk dikunjungi,” katanya.

Menurut dia, hadirnya beberapa peserta dari negara berbeda yakni Belanda dan Perancis menyatakan promosi dan jaringan DAYR semakin luas.

“Hal tersebut juga memberikan indikasi yang kuat bahwa semakin hilang kecurigaan, ketakutan tentang Ambon sebagai kota yang identik dgn kekerasan. Itu hal yang positif bagi Ambon kedepan,” ujar Anthony.

Ia mengakui, DAYR pada 2015 yang diikuti 24 peserta pihaknya optimis kedepan akan semakin banyak. Kondisi Ambon yang semakin kondusif akan terbuka peluang bagi wisatawan untuk bukan hanya ke Ambon tetapi Kabupaten dan Kota lainnya di Maluku “Saya berharap lewat sosialisasi, pendekatan pemerintah pusat,provinsi serta jaringan pelayar maka akan semakin menggairahkan pelayar mancanegara menjadi peserta DAYR di tahun – tahun mendatang,” kata Anthony Latuheru. (MP-1)

Pos terkait