Ambon, Maluku Post.com – Pimpinan Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, Wuryanto mengatakan, pihaknya intensif memantapkan kinerja sejumlah kelompok tani di Kota Ambon dalam upaya menekan infasi Kota Ambon.
“Inflasi Kota Ambon kebanyakan dari unsur sayuran, maka sudah saatnya BI Provinsi Maluku memperluas areal perkebunan hortikultura,” katanya sebelum melakukan panen raya tanaman pari, cabe dan tomat di Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (27/10).
Kegiatan panen yang dilakukan sudah kesekian kali, lanjutnya, sudah terbukti dengan hasil panen sayuran dari kelompok tani di Desa Waiheru menyuplai kebutuhan saat pelaksanaan pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) Nasional XI di Kota Ambon yang berlangsung pada 2 – 12 Oktober 20215.
“Sungguh luar biasa, walau pun Kota Ambon mengalami musim kemarau, tetapi para petani binaan BI Provinsi Maluku di Waiheru bisa bekerja keras dan hasilnya yang dipanen saat ini,” ujar Wuryanto.
Dia menjelaskan, kelompok tani di Desa Waiheru ini awalnya dibentuk atas kerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon yang menyediakan lahan seluas 1,5 hektar pada Oktober 2013.
Kerja keras para petani yang mematuhi binaan sehingga sekarang ini lahan mencapai luas lima hektare dan ditanami tanaman hortikultura.
“Pada acara panen raya kali ini juga dilakukan pengresmian lembaga Kelompok Tani (Gapoktan) Sejahtera, sekaligus pengguntingan pita pemanfaatan rumah sanggar tani Waiheru,” kata Wuryanto.
Dengan adanya Gapoktan berarti ada pengurus, lanjutnya, dengan demikian lahan seluas lima hektare lebih intensif terurus dengan baik.
Lahan yang digarap ini diprogramkan menjawab permintaan kebutuhan sayuran pasar Kota Ambon.
Dia mengemukakan, sudah ada pengusaha restoran yang bersedia menampung sayur-sayur hasil tanam petani Waiheru.
Begitu pun , usaha peternakan ayam pedaging yang ada di Dusun Air Louw, Desa Nusaniwe, Kecamatan Nusaniwe.
“Jadi bicara soal pasar sudah tidak ada masalah lagi, malahan memberi semangat lagi kepada para petani dan peternak yang selama ini dibantu oleh BI agar termotivasi bekerja,” kata Wuryanto. (MP-1)


