Pertemanan Sebaya Dorong Tindak Kekerasan Seksual

Ambon, Maluku Post.com – Aktivis perempuan, Elvira Marlien Marantika dari Himpunan Maluku Untuk Kemanusiaan (HUMANUM) mengatakan dorongan pertemanan sebaya menjadi penyebab utama terjadinya tindak kekerasan seksual oleh anak kepada anak di Maluku.

Elvira yang juga Koordinator Divisi Pendidikan dan Advokasi di HUMANUM, di Ambon, Kamis (22/10), mengatakan dalam riset yang dilakukan bersama Kementerian Hukum dan HAM kepada anak-anak sekolah di Maluku selama satu tahun terakhir, ditemukan bahwa kebiasaan menonton tayangan pornografi tidak menjadi penyebab utama terjadinya tindak kekerasan seksual, melainkan dorongan dari teman sebaya.

Dari 30 orang responden anak laki-laki dan perempuan dengan rentang usia antara 15 hingga 18 tahun, lebih dari 60 persen merasa lebih berani untuk melakukan aktivitas seksual persetubuhan langsung setelah didorong oleh temannya.

“Tayangan-tayangan pornografi memang menimbulkan adanya ketertarikan untuk mencoba, tapi itu tidak menjadi penyebab utama seorang anak berani melakukannya secara langsung, tapi dorongan dari teman-teman sebaya yang menguatkan mereka untuk melakukannya,” katanya.

Selain dorongan teman dan kebiasaan menonton tayangan-tayangan pornografi, menurut Elvira, kurangnya pengetahuan mengenai seks juga turut memicu terjadinya penyimpangan seksual tersebut.

Karena itu, pendidikan seks untuk anak dirasa sangat penting, agar mereka tidak hanya lebih paham mengenai seksualitas dan mengenali genitalnya, tapi juga bagaimana seharusnya anak-anak menghargai tubuh dan dirinya.

Penerapannya, tambah Elvira, bisa dilakukan dengan memasukan pendidikan seks ke dalam kurikulum di sekolah, atau menjadi bagian dari program bimbingan khusus bagi pelajar.

“Kekerasan seksual pada anak bukan hanya pelecehan atau tindak perkosaan, tetapi juga hubungan intim di bawah umur sangat tidak dibolehkan, karena itu hasil riset ini diharapkan dapat mendorong lembaga pendidikan untuk memasukan pendidikan seks sebagai bagian dari programnya,” ujarnya. (ant/MP)

Pos terkait