![]() |
| Sharon Ririhena |
Ambon, Maluku Post.com – Keberhasilan kareteka putri asal Maluku Sharon Ririhena meraih juara dunia pada kejuaraan Banzai Cup Open Karate Championship 2015, di Berlin, Jerman, dapat menjadi motivasi bagi kebangkitan prestasi olahraga di provinsi tersebut.
“Keberhasilan Sharon Ririhena diharapkan menjadi faktor pendorong dan motivasi bangkitnya dunai olahraga di Maluku sehingga sejajar dengan daerah lainnya,” kata Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua saat menyambut kedatangan Sharon Ririhena, di Ambon, Jumat (16/10).
Wagub yang juga Ketua Umum pengprov Federasi olahraga karatedo Indonesia (Forki) Maluku, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap keberhasilan siswa SMA Kartika Chandra, Kota Ambon tersebut menjadi juara dunia karate junior putri.
“Apalagi Sharon Ririhena merupakan satu-satunya atlet yang berhasil meraih juara dari delapan karateka yang diterjunkan mewakili Indonesia pada kejuaraan dunia tersebut. Sharon telah menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dan ini perlu diapresiasi semua pihak,” katanya.
Sharon Ririhena, tandas Wagub telah mengharumkan nama bangsa dan negara dan terlebih nama Maluku di mata dunia internasional.
“Jumlah penduduk Maluku sangatlah kecil hanya sekitar 1,8 juta orang dibanding daerah lainnya. Prestasi yang diraih Sharon Ririhena tentunya membuka maka semua pihak di tanah air, bahwa Maluku layak diperhitungkan di berbagai cabang olahraga,” katanya.
Dia berharap prestasi yang ditorehkan Sharon tersebut menjadi motivasi sekaligus cambuk kepada para pemangku kepentingan di bidang olahraga untuk bekerja keras mengembalikan kejayaan Maluku di berbagai cabang olahraga baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Keberhasilan ini hendaknya menjadi pemicu kebangkitan prestasi olahraga Maluku di masa mendatang, termasuk memperbaiki peringkat Maluku dari posisi 20 pada PON XIX di Jawa Barat tahun 2016,” ujarnya.
Wagub juga menegaskan, keberhasilan yang diraih Sharon Ririhena juga menunjukkan kecerdasan intelektualitas para siswa di Maluku yang tidak hanya terbatas di bidang akademik.
Pemprov Maluku tandas Zeth, juga mengapresiasi keberhasilan para atlet terutama siswa dan mahasiswa dengan memberikan penghargaan berupa beasiswa pendidikan maupun untuk melanjutkan studi ke jenjang Strata 1 (S1).
Pemprov Maluku, tahun ini menyediakan beasiswa bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan S1 maupun S2 untuk masing-masing 50 orang, di mana setiap tahun jumlahnya diupayakan terus meningkat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Wagub Zeth Sahuburua atas nama pemprov Maluku dalam kesempatan itu memberikan bonus kepada Sharon Ririhena sebesar Rp15 juta, serta bonus pribadi dari kantongnya sebesar Rp10 juta.
Sharon juga menerima beasiswa untuk menyelesaikan pendidikan SMA serta untuk melanjutkan pendidikan S1 pada perguruan tinggi negeri di Ambon dari Dinas Pendidikan Masional Maluku, yang diserahkan langsung oleh Kadis Diknas setempat Saleh Thio.
Dinas Diknas Maluku menggelar penyambutan meriah terhadap Sharon Ririhena yang tiba di Kota Ambon, Maluku, Jumat.
Sharon disambut oleh kadis Saleh Thio bersama jajaran Dinas Diknas di Jalan Pattimura dan kemudian berjalan kaki sambul membawa piala juara dunia yang diperoleh menuju kantor Dinas Diknas di Jalan Achmad Yani untuk mengikuti acara penyambutan yang dihadiri Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua.
Sedikitnya delapan atlet junior yang diterjunkan mewakili Indonesia pada kejuaraan dunia Banzai Cup Open Karate Championship 2015 di Berlin, Jerman.
Pada kejuraan internasional tersebut Sharon Ririhena yang bertanding pada kelas min (-) 59 Kg putri, mencatatkan diri sebagai satu-satunya atlet yang meraih juara di kejuaraan tersebut setelah pada partai final mengalahkan karateka asal Inggris dengan skor skor 2-1.
Sharon Ririhena bersama tujuh atlet tersebut terpilih mewakili Indonesia setelah meraih juara pada kejuaraan Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2NS) di Makassar, Agustus 2012. (MP-3)


