Intensifkan Pertanian-Perikanan Melalui Mekanisme Peralatan

Ambon, Maluku Post.com – Komisi IV DPR-RI berharap peningkatan intensifikasi sektor pertanian dan perikanan di Tanah Air hendaknya mempertimbangkan modernisasi dan mekanisasi peralatan yang dibutuhkan di kedua sektor unggulan tersebut.

“Modernisasi dan mekanisasi peralatan pertanian dan perikanan perlu dilakukan agar hasil yang diperoleh optimal bagi peningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo, di Ambon, Rabu (4/10).

Edhy Prabowo berada di Ambon bersama 14 anggota Komisi IV lainnya menghimpun berbagai masalah di Maluku berkaitan dengan sektor perikanan dan kelautan, pertanian, Bulog serta lingkungan hidup dan kehutanan.

Dia mengatakan, modernisasi dan mekanisasi khususnya di sektor pertanian dirasakan sangat perlu segera dilakukan mengingat jumlah petani semakin berkurang di samping dari segi usia para petani rata-rata telah lanjut usia.

“Kita tidak bisa berharap generasi muda untuk terjun menjadi petani. Para petani yang menggarap sawah saat ini sebagian besar telah lanjut usia. Karena itu bantuan peralatan kepada petani harus dimodernisasi sehingga kerja petani menjadi lebih mudah untuk meningkatkan hasil produksi pertanian,” katanya.

Edhy Prabowo menegaskan, sebagai mitra kerja Kementerian Pertanian, pihaknya mendukung program diversifikasi pangan sehingga mengurangi ketergantungan masyarakat mengonsumsi beras.

“Kami mendukung dan terus mendorong Kementerian Pertanian maupun pemerintah provinsi serta kabupaten/kota untuk melakukan diversifikasi pangan lokal, sehingga mengurangi ketergantungan masyarakat akan beras, sekaligus berdampak mengurangi impor ,” tandasnya.

Dia menyatakan, tingkat konsumsi beras di Tanah Air saat ini berkisar antara 118 Kg hingga 120 Kg/kapita/tahun, perlu ditekan dengan meelakukan diversifikasi pangan lokal.

“Target utama pemerintah adalah diversifikasi pangan. Jangan fokus hanya pada satu jenis produk atau komoditi. Sudah saatnya masyarakat diingatkan untuk kembali mengkonsumsi pangan lokal seperti ubi-ubian, jagung dan sagu yang sebelumnya merupakan makanan pokok,” katanya.

Edhy Prabowo menandaskan, dibutuhkan kerja sama dan kerja keras semua komponen untuk mengubah cara pandang dan pola konsumsi masyarakat di Tanah Air untuk kembali mencintai pangan lokal sebagai salah satu makanan pokok selain beras.

Begitu pun di sektor kelautan dan perikanan, katanya, peralatan tangkap maupun kapal-kapal bantuan yang akan diberikan kepada nelayan juga perlu dimodernisasi dan memenuhi standar mekanisasi.

“Jadi tidak hanya alat menangkap ikan, tetapi kapal yang akan diberikan kepada para nelayan juga harus dimodernisasi dan sesuai dengan kebutuhan nelayan di daerah,” ujarnya.

Modernisasi dan mekanisasi peralatan tangkap maupun kapal-kapal bantuan di sektor kelautan dan perikanan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat nelayan di daerah sehingga peruntukkannya tepat sasaran dan tidak mubasir. (ant/MP)

Pos terkait