Ambon Deflasi 0,44 Persen

Ambon, Maluku Post.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat terjadi deflasi di Kota Ambon pada November 2015 sebesar 0,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 121,10.
“Deflasi tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 1,02 persen dengan IHK 121,87 dan terendah di Manado sebesar 0,01 persen yang IHK 123,06,” kata Kepala BPS Provinsi Maluku, Diah Utami di Ambon, Selasa (1/12).
Dia mengatakan, dari 82 kota IHK di Indonesia, pada November 2015 tercatat 69 kota mengalami inflasi, sedangkan 13 kota mengalami deflasi.
“Dari dua kota IHK di Provinsi Maluku, Kota Ambon mengalami deflasi sebesar 0,44 persen, sedangkan Kota Tual mengalami inflasi sebesar 1,03 persen,” ujarnya.
Diah mengatakan, dari 82 kota IHK di Indonesia pada November 20125 IHK Kota Ambon menduduki peringkat 41.
Sedangkan inflasi bulanan Kota Ambon menduduki peringkat 78, inflasi tahun kalender Kota Ambon menduduki peringkat empat, serta untuk inflasi dari tahun ke tahun Kota Ambon menduduki peringkat delapan.
Tingkat inflasi tahun kalender Kota Ambon pada November 2015 sebesar 5,27 persen dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun (November 2015 terhadap November 2014) sebesar 7,58 persen.
Kelompok yang menyebabkan terjadinya deflasi di Kota Ambon yakni bahan makanan sebesar 3,42 persen.
Inflasi terjadi pada enam kelompok pengeluaran yakni makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,13 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,12 persen dan kelompok sandang sebesar 0,06 persen.
Kelompok kesehatan sebesar 0,47 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,60 persen, serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,06 persen.
Komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Ambon adalah angkutan udara,ikan tongkol, kangkung, ikan segar dan celana panjang jeans dewasa. (MP-8)

Pos terkait