“Kita mulai monitoring dari tanggal 18 Desember hingga 9 Januari 2016 mendatang,” Ujar Gazpers di Ambon, Rabu (16/12).
Menurutnya, ketersediaan angkutan jalan raya dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru adalah Bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP). juga penambahan Damri, Bus Panca Karya dan Organda. Disamping itu juga dipantau penyeberangan laut. Khusus untuk penyeberangan laut ini, dishub lebih menfokuskan pada pelabuhan Tulehu dan Hunimua – Waipirit.
“Biasanya kedua pelabuhan tersebut arus mudik untuk Natal dan Tahun Baru cukup padat,” akuinya.
Untuk saat ini, lanjutnya Pemerintah Provinsi Maluku diberikan bantuan sebanyak lima bus besar oleh Kementerian Perhubungan. Oleh sebab itu, bantuan lima bus tersebut juga akan digunakan sebagai angkutan dalam provinsi untuk melayani arus mudik dan arus balik. Akan tetapi bus-bus tersebut hanya melayani rute satu yakni sebatas dari pusat Kota Ambon ke Bandara Internasional Pattimura Ambon.
“Ada posko yang juga kita siapkan pada jalur-jalur tertentu untuk mengurangi kemacetan pada ruas jalan tertentu. Dan kita juga koordinasi dengan pihak kepolisian,” tandasnya. (MP-7)


