Pemkot Ambon Bantu Korban Bencana Sosial

Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyalurkan bantuan bagi korban bencana sosial kebakaran dan bencana alam tahun 2015.

Penyaluran bantuan korban bencana sosial diberikan kepada korban kebakaran yakni hibah ganti rugi kepada empat unit rumah di kota Ambon yakni di kawasan Batu Merah dan Latuhalat .

Bantuan hibah ganti rugi bencana alam pohon tumbang enam unit rumah dan satu unit rumah yang mengalami bencana tanah longsor.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan, bantuan sosial diberikan berdasarkan ketentuan kebakaran dengan jumlah di bawah 10 unit rumah menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten atau kota, jumlah 1- 30 rumah menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Kebakaran yang terjadi di Ambon mencapai empat unit rumah, sehingga ini menjadi tanggung jawab Pemkot Ambon,” katanya.

Menurut dia, bantuan yang diberikan sebesar Rp15 juta per KK, jumlah tersebut terus meningkat dari tahun sebelumnya yakni Rp10 juta.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan melakukan koordinasi dengan pihak lurah, kepala desa, raja dan camat untuk memberikan langkah pencegahan bencana,” ujarnya.

Dijelaskannya, warga yang mengalami bencana harus dikoordinasikan dengan Lurah, kepala desa dan Raja untuk melakukan verifikasi menggunakan parameter yang ditetapkan.

Bencana yang terjadi, lanjutnya bukan hanya alam tetapi sosial seperti kebakaran, sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan dini bagi seluruh masyarakat.

“Langkah pencegahan dilakukan di musim hujan maupun musim panas yakni warga kota harus mewaspadai jaringan listrik di rumah, yakni memperhatikan kontak listrik ketika meninggalkan rumah,” ujarnya.

Richard menambahkan, masyarakat diminta untuk lebih waspada dengan kondisi cuaca yang panas, serta memperhatikan kontak listrik ketika meninggalkan rumah.

“Sebelum istirahat malam hari sebaiknya juga memperhatikan lampu, apalagi saat lampu padam, lilin yang dibakar harus diperhatikan, karena itu bisa menjadi penyebab. terjadinya kebakaran,” tandasnya. (MP-3)

Pos terkait