“Penghargaan tersebut sebelumnya telah diterima Pemkot Ambon selama tiga tahun terakhir sejak 2013 hingga 2015. Penghargaan diberikan ombusman atas pelayanan yang selama ini diberikan Pemkot kepada masyarakat,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, Selasa (15/12).
Dikatakan, penghargaan yang diberikan atas berkat kerja sama pemerintah dengan masyarakat walaupun pelayanan yang diberikan belum maksimal.
“Tidak bisa dipungkiri pelayanan di sejumlah dinas dan SKPD belum sepenuhnya maksimal dilakukan,tetapi penghargaan yang diterima ini akan menjadi acuan untuk lebih baik lagi kedepan,” katanya.
Menurut Richard, Pemkot Ambon akan berupaya memperbaiki pelayanan publik khususnya pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
“Banyak laporan yang telah diterima atas pelayanan publik yang selama ini dilakukan oleh pemerintah dan dirasakan oleh masyarakat sangat jauh dari harapan. Hal ini akan menjadi pertimbangan untuk memperbaiki pelayanan,” ujarnya.
Diakuinya, pelayanan yang belum maksimal adalah kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta sejumlah dinas, badan dan kantor. Kedapan pihaknya akan memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita akan segera benahi kantor Disdukcapil dengan menyediakan ruang tunggu, sedangkan untuk PDAM akan ada pergantian Direktur PDAM dalam waktu dekat,” tandasnya.
Ia menyatakan, penghargaan akan diterima langsung oleh pemerintah pada 16 Desember 2015 dilanjutkan dengan 17 Desember juga akan menerima penghargaan langit biru Indonesia.
“Dua penghargaan sekaligus diterima dalam dua hari berturut-turut yakni penghargaan atas pelayanan publik terbaik serta langit biru,” tandasnya.
Richard menambahkan, utusan PAUD Kota Ambon juga akan menghadiri nominasi tingkat nasional bunda PAUD di Jakarta.
Setidaknya ada lima daerah di Kawasan Indonesia Timur termasuk Kota Ambon dan kalau terpilih maka Kota Ambon akan bersaing dengan kota lain di kawasan Indonesia Barat dan Tengah untuk mendapatkan penghargaan dari Bunda PAUD nasional, katanya. (MP-5)


