Gendang Perang Dinyatakan IPEHATI Buru

Ambon, Maluku Post.com – Penumputan Gunung Botak yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Maluku, sampai pencurian emas oleh PT Buana Sejahtera, membuat seluruh masyarakat adat geram dan menyatakan untuk siap melawan segala kebijakan yang dilakukan Pemerintah Daerah Maluku.

Mengingat apa yang dilakukan selama ini tidak memikirkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Buru. Ketua Ikatan Pemuda Pemerhati Hak Adat (IPEHATI) Buru, Amsan Besan mengakui hak wilayat adat yang ada di gunung botak selama ini dicaplok oleh orang-orang tertentu untuk memperkaya dirinya sendiri.

“Kami masyarakat adat menolak kehadiran PT Buana Sejahtera, karena secara terang-terangan mencuri emas,”ujar Besan di Ambon, Rabu (13/1).

Dijelaskan Besan, jika hal ini tidak segera tindaklanjuti maka pihaknya siap untuk melawan segala kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Maluku dan akan memboikot semua jalan serta menutup semua kepala bendungan.

Seluruh masyarakat adat Buru meminta agar tambang tersebut tetap menjadi tambang rakyat. jika tidak maka pihaknya akan melakukan pergerakan yang lebih besar lagi.

“Kami siap untuk melawan siapapun, bahkan sampai musti menelan korban jiwa.”tandasnya. (MP-7)

Pos terkait