Pakar Migas Bakal Diundang Terkait PI Blok Masela

Ambon, Maluku Post.com – DPRD Maluku telah jauh-jauh hari telah mengantisipasi bila nantinya Maluku melakukan penyertaan modal hak Participating Interest (PI) Migas Blok Masela yang kian ramai diperbincangkan. 
Ketua DPRD Maluku, Edwin Huwae usai rapat tutup buka sidang tahun 2016 di Ambon, Selasa (19/1) mengatakan pihaknya telah mendiskusikan upaya pola penyertaan modal PI itu.
“Kita sudah mendiskusikan pola penyertaan, pembiayaan dalam PI 10 Persen Blok Masela, karena penyertaan modal yang dilakukan bukan uang kecil namun mencangkup triliunan rupiah,”ujar Huwae. 
Dijelaskan Huwae, DPRD Maluku berencana akan mengundang pakar migas atau orang-orang yang expert dalam bidang tersebut untuk mendapatkan masukan yang nantinya akan diperbincangkan lebih lanjut dengan pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur Maluku, Said Assagaff.  
Menurutnya, DPRD Maluku terus menggandeng pemerintah untuk konsen terhadap pengawalan proses tersebut secara utuh dan akhirnya berhasil digolkan dan mendapatkan pengakuan pemerintah pusat. 
“Jauh-jauh hari kita lakukan ini supaya dikemudian hari pembiayaan yang disertakan dalam PI tersebut tidak memberatkan daerah lantaran pembiayaan yang nantinya dilakukan bukan biaya yang kecil,”katanya. 
Selain itu, Politisi muda PDI-Perjuangan asal Maluku Tengah itu menyarankan agar pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) siap sedia sehingga pihak ketiga atau pihak manapun tidak menjadi beban yang berkepanjangan bagi masyarakat. 
“Yang jelas kita berharap agar dana PI ini tidak membuat masalah bagi masyarakat Maluku secara luas,”tutupnya. (MP-12)

Pos terkait