Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan (Bursel) telah membentuk tim verifikasi untuk mendata semua kerusakan yang disebabkan oleh Gempa di Kecamatan Ambalauw, beberapa waktu lalu.
Pembentukan tim ini disepakati dalam rapat bersama yang berlangsung di ruang rapat lantai dua kantor Gubernur Maluku, Kamis (28/01), yang dipimpin secara langsung oleh Sekretaris Daerah Maluku Hamin Bin Tahir dan dihadiri Wakil Bupati Buru Selatan Ayub Saleky selaku perwakilan dari pemerintah Kabupaten dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD dan Kepala Dinas Sosial.
Kepala BPBD Maluku Farida Salampessy mengatakan, ada beberapa hal yang telah disepakati diantaranya pembentuk tim bencana baik di Provinsi maupun di Kabupaten Buru Selatan. untuk memverifikasi semua data baik itu rumah maupun sarana prasarana lain yang rusak.
Tak hanya itu, Lanjut Salampessy bahwa ada hal lain yang disepakati diantaranya rencana anggaran biaya yang nantinya akan disusun oleh BPBD Maluku dan dibantu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maluku.
Dijelaskan pula, untuk pasien luka bakar yang dirawat di Rumah Sakit Umum akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas kesehatan kabupaten setempat. Sedangkan untuk kekurangan cadangan pangan, pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Bursel untuk mengajukan permintaan ke pemerintah provinsi, mengingat pangan yang ada saat ini tersedia dalam jumlah yang cukup.
“Untuk air bersih menjadi tanggung jawab dari Dinas PUPR. Sementara tiga sekolah yang rusak diantaranya TK, SD dan SMP, akan menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan,”ucapnya. (MP-7)


