Penentuan Bloka Masela, Mentri ESDM Pilih Netral

Ambon, Maluku Post.com – Selama ini polemik yang berkembang di kalangan masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pemerintah Pusat adalah pengelolaan Blok Masela di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggunakan skema offshore (di darat) maupun onshore (di lepas pantai).

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang dikonfirmasi usai mengikuti pertemuan bersama dengan Pemerintah Daerah dan DPRD Maluku di Ambon, Sabtu (09/01) kemarin, mengatakan dirinya tidak bisa memutuskan untuk pengelolaan Blok Masela dilakukan di darat maupun di laut.

“Saya netral untuk hal ini, baik darat maupun laut yang penting dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam pengembangan wilayah,”ujar Menteri.

Menurutnya, baik di darat maupun di laut pasti ada plus minusnya, namun yang menjadi instruksi dari Presiden RI Joko Widodo adalah pilihan apapun nantinya harus memberikan manfaat kepada masyarakat, baik itu masyarakat Maluku Barat Daya (MBD) maupun masyarakat Maluku secara luas.

“Saya juga telah menyampaikan hal ini juga kepada konsultan International untuk dapat mempertimbangkan. Dan sampai hari ini masih dalam proses pertimbangan baik itu dari sisi konsultan maupun pemerintah,”ucapnya.

Dijelaskan Sudirman Said, penentuan kedua skema ini juga dibahas dalam rapat bersama Presiden RI yang dihadiri oleh Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Menko Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dimana hasil rapat ini akan menjadi kebijakan dari Presiden, dan tentu dengan pertimbangan lainnya baik itu dari konsultan maupun Pemerintah Provinsi.

Sudirman Said mengajak kepada seluruh masyarakat Maluku, untuk mempercayakan hal ini kepada pimpinan tertinggi. Pasti ada kebijakan dan pertimbangan dengan memperhatikan semua aspek, yang penting untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin hal ini tidak usah dipolemikan, apapun yang diputuskan nantinya baik itu darat maupun di laut demi kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.

Dilain sisi Gubernur Said Assagaff dan Wakil Ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw, mengutarakan seluruh masyarakat Maluku menginginkan agar pengelolaan blok Masela bisa dilakukan di Darat.  (MP-7)

Pos terkait