Persediaan Beras Bulog Maluku Mencukupi

Ambon, Maluku Post.com – Persediaan beras di gudang Bulog Provinsi Maluku mencukupi dan cukup aman untuk keperluan hingga tiga bulan ke depan, kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Maluku, Faisal Assagaff.

“Persediaan beras untuk Maluku secara keseluruhan sebanyak 7.000 ton berada di gudang Bulog Maluku, baik di Ambon maupun di Tual Kabupaten Maluku Tenggara, itu berarti bisa mengisi permintaan masyarakat mencapai tiga bulan lebih,” katanya, di Ambon, Rabu (20/1).
Dia menjelaskan, sesuai hasil evaluasi selama ini, kebutuhan beras Bulog untuk masyarakat Maluku setiap bulan mencapai 2.000 ton.
Karena itu, dia minta masyarakat di daerah ini tidak perlu khawatir, mengingat persediaan beras masih cukup aman.
“Stok beras di gudang Bulog Maluku tetap ada, karena itu untuk memperkuatnya Perum Bulog Divre Maluku rencananya akan mendatangkan lagi 2.500 ton beras dari Makassar, Sulawesi Selatan, dan Surabaya, Jawa Timur,” ujarnya lagi.
Menurut dia, stok beras di gudang Bulog Maluku tidak akan pernah turun dari jatah tiga bulan ke depan, mengingat bila berkurang maka Bulog segera mendatangkan beras lagi.
Dia menegaskan pula, berkaitan rencana beras impor yang akan didatangkan pemerintah pusat, Bulog Divre Maluku tidak pernah menerima langsung.
“Memang ada beras impor didistribusikan ke Maluku, hanya saja melalui Bulog Surabaya atau Bulog Makassar, tidak langsung masuk ke Maluku,” kata dia.
Menurutnya, beras impor yang masuk langsung ke Ambon sudah pasti ada kapal luar negeri yang bersandar di Pelabuhan Yos Soedarso Ambon.
“Jadi saya tidak bilang bahwa Maluku tidak pernah menerima beras impor secara langsung, tetapi lewat Bulog Surabaya atau Bulog Makassar,” katanya pula.
Sedangkan pelaksanaan operasi pasar (OP) untuk menjual beras langsung ke masyarakat baik di Pasar Mardika dan Batu Merah maupun titik-titik tertentu yang dilakukan secara bergerak, masih tetap dilaksanakan dengan harga Rp8.100/kg. (MP-6)

Pos terkait