Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan melakukan sosialisasi sadar investasi bagi pelaku usaha di daerah ini menyambut pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2016.
“Sosialisasi sadar investasi perlu dilakukan agar masyarakat siap untuk melakukan investasi di daerah sendiri, bukan lagi menjadi penonton ketika para investor datang berinvestasi di kota Ambon,” kata Kepala Bagian Promosi dan Ekonomi Kota Ambon, Steven Patty, di Ambon, Senin (1/2).
Ia mengatakan, sosialisasi akan dilakukan bagi seluruh pelaku usaha di lima kecamatan di Ambon pada Februari 2016 dengan sasaran agar dapat menciptakan peluang investasi.
Pihaknya, kata Steven, telah menempuh kebijakan mempermudah regulasi pengurusan izin investasi sebagai cara untuk menciptakan iklim investasi yang sehat bagi para investor dalam maupun luar negeri.
Menurut dia, regulasi perizinan dilakukan untuk memudahkan pelaku usaha berinvestasi di kota Ambon, melalui pelayanan terpadu satu pintu.
Sebagai contoh kemudahan pengurusan izin gangguan usaha dilakukan dengan revisi Peraturan Daerah (Perda) nomor 14 tahun 2012 tentang izin gangguan, yang sebelumnya harus diurus setiap tahun menjadi pengurusan hanya satu kali.
Selain itu pengurusan izin lainnya serta berbagai pembayaran pajak maupun retribusi dilakukan satu pintu dan terpadu tanpa melalui oknum pegawai atau calo.
“Kami berupaya memberikan kemudahan bagi para investor agar dapat melakukan aktifitas tanpa ada hambatan, sekaligus membuka jaringan bagi investor lainnya yang belum mengetahui potensi alam dan sumber daya Ambon,” katanya.
Steven mengemukakan, pihaknya selain melakukan sosialisasi juga gencar mengundang investor asing maupun lokal untuk menanamkan modal guna menggairahkan kegiatan ekonomi ibu kota Provinsi Maluku.
Promosi peluang investasi dilakukan untuk sektor jasa, perdagangan, pariwisata dan perikanan yang merupakan sektor unggulan.
“Kami giat melakukan langkah promosi yang dititikberatkan pada semua potensi investasi, melalui pameran investasi di berbagai daerah di Indonesia maupun negara sahabat saat kunjungan para pejabat daerah. semua ini semata-mata untuk mendatangkan para investor,” ujar Steven. (MP-2)


