Pemprov Maluku Berupaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku berupaya meningkatkan kualitas pendidikan karena sektor ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan manusia.

“Berbagai kebijakan dan program telah dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan yang merupakan hak setiap warga negara,” kata Gubernur Maluku Said Assagaff, dalam sambutan tertulis dibacakan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Saleh Thio, pada acara Forum SKPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Tahun 2016, di Ambon, Rabu (17/2).

Ia mengemukakan, manajemen sistim pendidikan harus didesain dan dilaksanakan secara terpadu maupun sistematis yang diarahkan pada peningkatan akses pelayanan pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Hasil pembangunan bidang pendidikan tersebut tentunya dapat dijadikan sebagai modal untuk membangun masyarakat berbasis pengetahuan,” katanya.

Karena itu, penyelenggaraan Forum Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) ini, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dari seluruh pemangku kepentingan bidang pendidikan untuk keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan di daerah ini.

“Peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Gubernur.

Dikatakan, berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Maluku telah menunjukan peningkatkan yang siginifikan. Ini terbukti pada 2015 angka melek huruf telah meencapai 99 persen.

Selain itu, capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan dasar maupun menengah, untuk SD, SMP dan SMA telah mencapai kategori tuntas purna yakni lebih dari 95 persen.

Rincian APK SD mencapai 114,99 persen, SMP 98,57 persen dan SMA/SMK mencapai 97,50 persen.

“Peningkatan mutu yang terukur melalui instrumen hasil Ujian Nasional (UN) pada seluruh jenjang pendidikan,teratat Maluku mencapai 99 persen, kendati pada saat yang sama capaian hasil integritas penyelenggaraan UN tahun ajaran 2015 masih berada dibawah 75 persen,” jelasnya.

Karena itu, penguatan kapasitas dalam pengelolaan pendidikan menjadi sangat penting dalam rangka peningkatan manajemen perencanaan, pengawasan lebih terbuka, efisien, efektif dan bertanggung jawab.

“Saya berharap forum RKPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, dapat dijadikan sebagai momentum strategis untuk mengoptimalisasi capaian dan target program pendidikan di daerah ini,” tegas Gubernur Said. (MP-3)

Pos terkait